Notification

×

Iklan

Siswa SMKN Sukorejo Diduga Diculik Kerabat

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:46 WIB Last Updated 2026-10-03T17:12:31Z

Ratusan warga menggeruduk Mapolsek Prigen untuk mencari pelaku penculikan siswa SMK.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Mohammad Ilham Azhari, siswa kelas 10 SMKN Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, diduga menjadi korban penculikan yang dilakukan oleh kerabatnya sendiri. Terduga pelaku, Wahyudi, telah diamankan polisi setelah sebelumnya ditangkap warga.

Wahyudi sempat dibawa ke Mapolsek Prigen. Penangkapan tersebut kemudian memicu kedatangan sekitar 150 warga Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, ke kantor kepolisian pada Jumat (2/10/2026) malam. Warga meminta kepastian mengenai keberadaan Ilham yang hingga saat itu belum diketahui.

Massa datang dengan menggunakan sepeda motor dan mobil. Situasi sempat memanas karena warga merasa kecewa setelah terduga pelaku disebut belum memberikan informasi mengenai lokasi korban. Bahkan, warga sempat menutup jalan raya yang menghubungkan Pandaan dan Tretes tepat di depan Mapolsek Prigen sehingga arus kendaraan mengalami kemacetan total.

Informasi dari keluarga menyebutkan, Ilham tidak kembali ke rumah sejak Rabu (30/9/2026). Saat itu, korban berpamitan untuk bermain bola voli dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Keluarga kemudian melakukan pencarian secara mandiri. Petunjuk mulai ditemukan setelah sepeda motor milik korban diketahui telah digadaikan kepada seseorang. Dari penelusuran tersebut, nama Wahyudi muncul sebagai orang yang diduga membawa sepeda motor, telepon seluler, serta uang milik korban.

Wahyudi diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban karena merupakan saudara iparnya.

“Pelaku yang merupakan saudara ipar korban sudah ditangkap warga dan diserahkan ke Polsek. Namun, keterangannya berbelit-belit dan dia belum mau menyampaikan keberadaan korban. Hal itu yang membuat warga emosi,” kata seorang warga bernama Hendro di lokasi, Jumat malam.

Ketegangan meningkat ketika sejumlah warga mendesak agar terduga pelaku dikeluarkan dari dalam kantor polisi. Mereka bahkan sempat berniat melakukan tindakan main hakim sendiri. Beruntung, tokoh masyarakat setempat berhasil meredam emosi warga dan meminta agar persoalan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian.

Warga kemudian membubarkan diri setelah memperoleh informasi bahwa terduga pelaku telah dipindahkan dari Mapolsek Prigen ke Mapolres Pasuruan. Pemindahan itu dilakukan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Setelah massa meninggalkan lokasi, ruas jalan Pandaan–Tretes yang sebelumnya diblokade kembali dibuka sehingga lalu lintas berangsur normal.

Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno membenarkan bahwa penyidik Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan pemeriksaan terhadap Wahyudi. Penyidik mendalami dugaan motif serta terus berupaya menemukan keberadaan Mohammad Ilham Azhari.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update