Notification

×

Iklan

RSUP M. Djamil Perkuat Kepemimpinan SDM

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:44 WIB Last Updated 2026-10-19T11:44:00Z

Workshop Upgrading Kepemimpinan dan Manajerial RS M. Djamil,


Padang, Rakyatterkini.com – RSUP Dr. M. Djamil Padang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya dalam membentuk pemimpin yang visioner, adaptif, dan mampu mendorong perubahan positif. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Workshop Upgrading Kepemimpinan dan Manajerial yang berfokus pada peningkatan kemampuan memimpin serta pengelolaan organisasi.

Memasuki hari kedua, Minggu (18/10/2026), lokakarya yang berlangsung di The ZHM Premiere Hotel Padang ini membahas sejumlah aspek penting, mulai dari keterampilan membimbing anggota tim, pengembangan potensi diri, hingga penyusunan rencana aksi yang dapat diterapkan di lingkungan kerja.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari tiga fasilitator TRUSTCO Cipta Mandiri, yakni BS Wibowo, M. Apud Kusaeri, dan Fither Romilado. Materi yang disampaikan diarahkan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, mengenali potensi individu, serta mendorong munculnya gagasan inovatif guna meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan rumah sakit.

Sesi pertama dipandu BS Wibowo dengan pembahasan mengenai pentingnya kemampuan pemimpin dalam membimbing, memberikan dukungan, dan mengembangkan kompetensi anggota tim. Keterampilan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kerja sama yang kuat, memperlancar komunikasi, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan profesionalisme.

Dalam pemaparannya, peserta juga diajak memahami perbedaan sekaligus keterkaitan antara pembimbingan, konseling, dan pendampingan. Pembimbingan membantu individu mengenali kemampuan diri dan menemukan solusi melalui arahan yang tepat. Konseling memberikan kesempatan bagi karyawan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi serta mencari jalan keluar. Sementara itu, pendampingan menjadi sarana berbagi pengalaman, pengetahuan, dan nilai-nilai profesional dari tenaga yang lebih berpengalaman kepada rekan kerja yang sedang mengembangkan karier.

Melalui pemahaman tersebut, para peserta diharapkan mampu menjalankan peran kepemimpinan secara lebih efektif. Pemimpin tidak hanya dituntut mengambil keputusan, tetapi juga perlu memahami karakter anggota tim, mengenali kelebihan dan kekurangan mereka, serta memberikan dukungan sesuai kebutuhan.

Materi berikutnya disampaikan Fither Romilado yang mengajak peserta menggali potensi diri dan memperkuat pola pikir dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pemimpin. Sesi ini juga menekankan pentingnya membangun visi yang jelas serta keberanian untuk melakukan pembaruan dalam organisasi.

Menurut materi yang diberikan, pemimpin yang berkualitas harus mampu melihat lebih jauh dari persoalan yang sedang dihadapi. Kemampuan membaca peluang, mengantisipasi tantangan, dan mempersiapkan organisasi menghadapi perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dari kepemimpinan masa depan.

Visi tersebut juga perlu diwujudkan melalui langkah-langkah nyata dan terukur. Dengan demikian, peningkatan kapasitas kepemimpinan tidak hanya berdampak pada kinerja internal, tetapi juga mendukung peningkatan kepuasan pasien dan kualitas layanan kesehatan.

Agar hasil pelatihan dapat diterapkan secara konkret, kegiatan dilanjutkan dengan penyusunan rencana tindak lanjut serta komitmen individu yang dipandu M. Apud Kusaeri. Dalam sesi ini, setiap peserta diarahkan untuk merumuskan program dan langkah kerja yang sesuai dengan tanggung jawab masing-masing, sehingga dapat direalisasikan setelah kembali bertugas di RSUP Dr. M. Djamil.

Proses pembelajaran selama lokakarya dirancang secara interaktif dengan menerapkan pendekatan pendidikan orang dewasa. Berbagai metode digunakan, di antaranya pembahasan kasus yang berkaitan dengan situasi kerja, diskusi kelompok, serta simulasi berbasis pengalaman.

Pendekatan tersebut mendorong peserta terlibat aktif dalam mengidentifikasi persoalan, bertukar pandangan, dan menyusun alternatif penyelesaian. Selain meningkatkan kemampuan analisis, kegiatan interaktif juga membantu memperkuat komunikasi, koordinasi ant unit, dan kesadaran akan pentingnya kontribusi setiap individu dalam mencapai tujuan bersama.

Lokakarya secara resmi ditutup oleh Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RSUP Dr. M. Djamil, dr. Maliana. Dalam sambutannya, ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat langsung diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Setelah mengikuti workshop ini, kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Apa yang telah dipelajari hendaknya menjadi bekal untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperkuat kolaborasi, dan mendorong perbaikan berkelanjutan di lingkungan kerja masing-masing,” ujarnya.

Dr. Maliana juga menekankan bahwa pemimpin memiliki tanggung jawab untuk membangun budaya kerja yang positif dan menjadi contoh bagi anggota tim. Menurutnya, pengembangan SDM harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kinerja organisasi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, berakhirnya kegiatan pelatihan bukan berarti proses pembelajaran selesai. Sebaliknya, para peserta diharapkan menjadikan pengalaman tersebut sebagai langkah awal untuk menerapkan perubahan di unit kerja masing-masing.

“Setiap peserta diharapkan mampu membawa semangat perubahan ke lingkungan kerja masing-masing, mengembangkan potensi anggota tim, serta membangun pola kepemimpinan yang lebih adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil,” katanya.

Ia optimistis penguatan kompetensi kepemimpinan dan manajerial akan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan di masa mendatang. Kepemimpinan yang efektif, kemampuan mengelola organisasi, serta komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan dinilai menjadi faktor penting dalam memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, panitia menyerahkan penghargaan kepada kelompok terbaik selama pelatihan. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif, kekompakan tim, kreativitas, serta kontribusi gagasan yang ditunjukkan peserta.

Melalui kegiatan ini, RSUP Dr. M. Djamil berharap lahir pemimpin-pemimpin yang mampu menggerakkan perubahan, memperkuat kolaborasi, dan memastikan setiap upaya pengembangan SDM memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kinerja rumah sakit serta kualitas pelayanan kesehatan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update