Notification

×

Iklan

PLN Bantu Peralatan Produksi KWT Maju Jaya di Agam

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:45 WIB Last Updated 2026-10-19T07:45:00Z

Srikandi PLN UID Sumbar Dukung KWT Maju Jaya Kembangkan Usaha

Agam, Rakyatterkini.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui penguatan usaha produktif berbasis potensi daerah. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Srikandi Women Support Women dengan menyerahkan bantuan peralatan produksi kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Maju Jaya di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Selasa (13/10).

Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi proses produksi, memperbesar kapasitas usaha, serta mendorong kelompok perempuan mengolah hasil pertanian lokal menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi.

Peresmian program tersebut dihadiri Manager PLN UP3 Bukittinggi, Moch. Julnansyah Nugroho; Champion Srikandi Sumatera Barat, Yesi Yuliani; Camat Malalak, Ulya Satar; Wali Nagari Malalak Barat, Zamri; Wali Jorong Jalan Bantiang Selatan, Nurfarizel; Ketua PKK Kecamatan Malalak, Emelia Febriani; Koordinator BPP Malalak, Hendri Dunan; PPL Malalak Barat, Ihsan Nurhabibi; Ketua UMKM Kecamatan Malalak, Fadli Rahmadi; serta pengurus dan anggota KWT Maju Jaya.

Program Srikandi Women Support Women merupakan bentuk komitmen Srikandi PLN dalam memperluas kesempatan bagi perempuan untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan produktivitas, dan membangun kemandirian ekonomi. Dukungan peralatan produksi tersebut diharapkan dapat membantu KWT Maju Jaya meningkatkan kualitas pengolahan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.

General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ririn Rachmawardani, mengatakan program ini menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas antarsesama perempuan sekaligus mendorong lahirnya peluang usaha yang mampu berkembang secara berkelanjutan.

Menurut Ririn, pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan, tetapi juga perlu disertai dukungan yang memungkinkan mereka mengembangkan kemampuan dan usahanya secara mandiri.

“Bagi kami, Women Support Women bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga tentang bagaimana perempuan saling menguatkan agar bisa tumbuh dan berkembang bersama. Kami berharap bantuan peralatan ini dapat mendukung KWT Maju Jaya meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas produk, dan memperluas peluang usahanya.

Ketika perempuan mendapatkan kesempatan dan dukungan yang tepat, mereka memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi keluarga sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar Ririn.

Peralatan yang disalurkan diharapkan dapat menunjang kegiatan produksi KWT Maju Jaya agar pengolahan hasil pertanian berlangsung lebih efektif. 

Selain meningkatkan kapasitas usaha, bantuan ini juga menjadi dorongan bagi kelompok untuk mengembangkan komoditas unggulan setempat, termasuk kayu manis, menjadi produk yang berkualitas dan mampu bersaing di pasar.

Untuk menjaga keberlangsungan usaha, peningkatan produksi perlu diimbangi dengan pengembangan inovasi, pemeliharaan mutu, perbaikan kemasan, serta perluasan jaringan pemasaran. Langkah tersebut penting agar produk yang dihasilkan memiliki daya tarik lebih besar dan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

Dengan dukungan tersebut, KWT Maju Jaya diharapkan dapat memperkuat usaha secara bertahap, meningkatkan nilai jual hasil pertanian, serta menciptakan peluang pendapatan tambahan bagi para anggotanya.

Pelaksanaan program ini juga memperlihatkan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kolaborasi antara PLN, pemerintah setempat, tenaga pendamping pertanian, dan kelompok usaha perempuan diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan usaha lokal.

Melalui Srikandi Women Support Women, PLN UID Sumatera Barat berharap KWT Maju Jaya dapat tumbuh menjadi kelompok usaha yang semakin produktif, mandiri, dan berkelanjutan. Bantuan peralatan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kemampuan produksi, mengembangkan potensi komoditas lokal, dan memperkuat perekonomian keluarga.

PLN memandang pemberdayaan perempuan sebagai upaya jangka panjang untuk membuka kesempatan yang lebih luas bagi perempuan dalam mengembangkan potensi dan meningkatkan kesejahteraan. Dengan dukungan yang tepat serta semangat kebersamaan, perempuan diharapkan mampu mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan ekonomi keluarga dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update