Notification

×

Iklan

Pendekatan Humanis Polres Sawahlunto Berbuah Hasil, Lima Warga Silungkang Siap Jalani Rehabilitasi Narkoba

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:29 WIB Last Updated 2026-10-17T15:29:00Z


Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Polres Sawahlunto menunjukkan pendekatan berbeda dalam perang melawan narkoba. Tidak melulu penindakan keras, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) mengedepankan langkah humanis melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di Kecamatan Silungkang, Sabtu (17/10/2026).

Hasilnya, lima warga Silungkang yang teridentifikasi sebagai penyalahguna narkotika secara sukarela diarahkan untuk menjalani rehabilitasi melalui BNN Kota Sawahlunto.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 00.00 WIB dini hari itu dipimpin langsung Kasat Resnarkoba Polres Sawahlunto, IPTU Ary Andre J.R. bersama tim. Sinergi menjadi kunci, perangkat desa, keluarga, dan tokoh masyarakat dilibatkan langsung.

Pada giat pertama dini hari, tim bersama perangkat desa mengamankan dua warga berinisial FS (43) dan HF (38), keduanya warga Silungkang. Terhadap keduanya tidak langsung dilakukan penahanan, melainkan interogasi dan pemberian pemahaman kepada keluarga tentang pentingnya pemulihan melalui rehabilitasi.

Pendekatan humanis ini membuahkan hasil. Sekitar pukul 09.00 WIB, perangkat desa Silungkang menghubungi Satresnarkoba dan menyampaikan tiga warga lainnya menyatakan kesiapan untuk direhabilitasi. Mereka berinisial AF (48), RD (35), dan HM (51), semuanya warga Kecamatan Silungkang.

Menindaklanjuti itu, sekitar pukul 11.00 WIB, IPTU Ary Andre J.R. dan tim mendatangi Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kecamatan Silungkang untuk bertemu langsung dengan ketiganya bersama keluarga.

Dengan demikian, total lima orang kini dikoordinasikan untuk menjalani proses rehabilitasi sesuai prosedur yang berlaku di BNN Kota Sawahlunto.

Kasat Resnarkoba IPTU Ary Andre J.R. menegaskan, KRYD ini adalah bukti bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tugas polisi.

"Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mendeteksi dini. Kami mengajak perangkat desa, tokoh adat, dan seluruh elemen untuk berperan aktif. Jangan beri stigma kepada mereka yang butuh pemulihan, dukung proses rehabilitasinya," ujar IPTU Ary.

Sebagai langkah lanjutan, Polres Sawahlunto bersama perangkat desa merencanakan pendirian Posko Bebas Narkoba di Kecamatan Silungkang. Posko ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, aspirasi, dan laporan terkait potensi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Kapolres Sawahlunto AKBP Simon Yana Putra, melalui Kasat Resnarkoba juga mengimbau warga untuk tidak ragu melapor.

"Mari bersama, wujudkan Sawahlunto yang aman, sehat, dan bebas dari bahaya narkoba," tutupnya.

Langkah Polres Sawahlunto ini mendapat apresiasi karena menggeser paradigma dari sekadar menghukum menjadi memulihkan. Pendekatan yang dinilai lebih efektif memutus mata rantai penyalahgunaan di tingkat nagari. (benny)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update