Notification

×

Iklan

Pencurian Meteran Air Marak di Tanah Datar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:16 WIB Last Updated 2026-10-21T06:17:37Z

Aksi pencurian meteran air marak

Tanah Datar, Rakyatterkini.com  – Kasus pencurian meteran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) semakin meresahkan warga Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Setelah sebelumnya dilaporkan terjadi di Nagari Sungayang, pencurian serupa kembali ditemukan di Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab, Rabu (21/10/2026).

Aksi pencurian tersebut tidak hanya menyasar rumah warga, tetapi juga fasilitas pemerintahan. Kali ini, kantor Wali Nagari Simpuruik turut menjadi korban setelah meteran air di lokasi tersebut dilaporkan hilang akibat dicuri.

Hilangnya meteran air itu berdampak langsung terhadap aktivitas pegawai kantor. Pasalnya, aliran air bersih tidak dapat digunakan sehingga mengganggu kegiatan pelayanan dan operasional kantor.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, petugas PDAM segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Langkah darurat dilakukan agar pasokan air bersih di kantor Wali Nagari Simpuruik dapat kembali berfungsi dan mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Wali Nagari Simpuruik, Syahrial, mengatakan bahwa hingga saat ini dirinya telah menerima tujuh laporan kehilangan meteran air dari warga setempat. Banyaknya laporan yang masuk dalam waktu berdekatan menambah kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya aksi pencurian tersebut.

Syahrial berharap aparat berwenang segera mengambil langkah untuk mengungkap kasus ini dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Ia juga meminta agar penanganan dilakukan secara serius sehingga pencurian meteran air tidak terus berulang dan merugikan warga.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun, pihak kepolisian setempat telah turun ke lapangan untuk melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pencurian tersebut.(Farid)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update