Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berhasil meraih penghargaan Terbaik II dalam ajang Anugerah Legislasi Daerah (ALD) 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas upaya dan kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu penyusunan produk hukum.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Forum Nasional Pembangunan Hukum 2026 yang digelar di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum, Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Anugerah Legislasi Daerah merupakan bentuk apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam melakukan harmonisasi, pembulatan, dan pemantapan konsepsi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) serta Rancangan Peraturan Kepala Daerah (Ranperkada).
Penilaian penghargaan ini mencakup sejumlah indikator, di antaranya komitmen, profesionalisme, kolaborasi, kompetensi, dan inovasi. Seluruh aspek tersebut dinilai melalui tahapan verifikasi dan evaluasi untuk mengukur kualitas kinerja dalam proses pembentukan regulasi daerah.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam meningkatkan kualitas produk hukum di lingkungan Pemprov Sumbar.
Menurutnya, pencapaian tersebut tidak terlepas dari dukungan, koordinasi, serta kolaborasi berbagai pihak dalam proses penyusunan peraturan yang sesuai dengan kebutuhan pemerintahan dan masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, memberikan dukungan, dan menjalin kerja sama sehingga kualitas produk hukum Provinsi Sumatera Barat semakin baik dan berhasil mendapatkan penghargaan di tingkat nasional,” ujar Mahyeldi.
Ia menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan atas capaian yang telah diraih, melainkan juga menjadi dorongan bagi Pemprov Sumbar untuk terus melakukan pembenahan dalam penyusunan regulasi daerah.
Mahyeldi berharap, ke depan proses pembentukan produk hukum semakin terarah, berkualitas, dan mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik.
Ia juga menginginkan prestasi tersebut menjadi langkah awal bagi Sumatera Barat untuk meningkatkan pencapaian pada ajang serupa di masa mendatang.
“Semoga ke depan kualitas produk hukum Provinsi Sumatera Barat semakin baik dan kita bisa meraih posisi puncak. Ini tentu membutuhkan komitmen, kolaborasi, dan kerja sama seluruh pihak,” harapnya.
Penyelenggaraan Anugerah Legislasi Daerah turut menegaskan pentingnya kualitas dalam pembangunan hukum. Pembentukan regulasi tidak hanya berfokus pada menghasilkan peraturan baru, tetapi juga harus didukung proses penyusunan yang baik, koordinasi antarlembaga yang kuat, serta manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan meraih predikat Terbaik II ALD 2026, Pemprov Sumbar diharapkan semakin konsisten memperkuat tata kelola legislasi daerah. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan produk hukum yang harmonis, profesional, dan berkualitas sebagai landasan pelaksanaan pemerintahan serta pembangunan di Sumatera Barat.(da*)


