Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah Nissan Grand Livina dengan nomor polisi L 1932 EG terbakar di Jalan Raya Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kebakaran tersebut diduga bermula dari mesin kendaraan yang mengalami panas berlebih atau overheat hingga memicu gangguan pada sistem kelistrikan.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu. Pengemudi, Yoga Satria Nugraha, warga Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, berhasil keluar dari kendaraan sebelum api semakin membesar.
Peristiwa bermula saat Yoga mengendarai mobil dari arah Gresik menuju Benjeng dengan kecepatan sedang. Ketika melintas di kawasan Cerme Lor, ia merasakan tuas persneling mengalami kemacetan. Pada saat yang sama, tenaga mesin kendaraan mendadak berkurang.
Yoga kemudian menghentikan mobil di tepi jalan. Tidak lama berselang, asap tebal terlihat mengepul dari bagian bawah kap mesin. Beberapa saat kemudian muncul percikan api yang dengan cepat membesar dan membakar kendaraan.
Saksi mata bernama Rohim mengatakan, dirinya melihat asap disusul kobaran api keluar dari bagian depan mobil secara tiba-tiba.
“Waktu saya melintas, asap dan api tiba-tiba muncul dari kap mobil. Tidak lama kemudian apinya langsung membesar,” kata Rohim, Minggu (4/10/2026).
Kobaran api sempat berdampak terhadap arus kendaraan di Jalan Raya Cerme Lor. Pengendara yang melintas memperlambat laju kendaraan untuk melihat kondisi mobil yang terbakar sehingga terjadi kepadatan di jalur provinsi tersebut.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik yang menerima laporan langsung menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit kendaraan pemadam. Petugas kemudian melakukan pemadaman terhadap api yang membakar seluruh bagian mobil.
Sekitar 20 menit kemudian, api berhasil dipadamkan. Kendaraan yang telah hangus selanjutnya dievakuasi dari badan jalan agar arus lalu lintas kembali lancar.
Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa. Sementara itu, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah dan masih dilakukan pendataan.
Petugas menduga panas berlebih pada mesin menjadi pemicu awal kebakaran yang kemudian menyebabkan gangguan hingga korsleting pada sistem kelistrikan. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan dan pendataan.(da*)


