Padang Aro, Rakyatterkini.com – Masyarakat di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mengikuti pemungutan suara Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026, Rabu (7/10/2026). Sebanyak 39 nagari melaksanakan pemilihan secara bersamaan dengan total 146 calon wali nagari.
Bupati Solok Selatan H. Khairunas juga turut datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilihnya. Partisipasi kepala daerah tersebut menjadi bagian dari keterlibatan masyarakat dalam menentukan sosok yang akan memimpin nagari untuk masa jabatan berikutnya.
Pelaksanaan Pilwana tahun ini melibatkan jumlah pemilih yang cukup besar. Tercatat sebanyak 128.329 orang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tersebar di 545 TPS pada 39 nagari.
Untuk memastikan proses pemungutan hingga penghitungan suara berjalan tertib, ribuan petugas turut dilibatkan. Dari unsur penyelenggara terdapat 2.735 anggota KPPS dan jumlah P2WN yang sama, sementara pengamanan didukung 209 personel Polri dan 39 personel TNI.
Selain itu, sebanyak 1.090 anggota Satlinmas juga disiapkan untuk membantu pengamanan di TPS, dengan masing-masing TPS ditempatkan dua personel.
Pilwana Serentak 2026 menjadi momen penting bagi warga Solok Selatan untuk memilih pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan di tingkat nagari. Wali Nagari yang terpilih nantinya memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjalankan pembangunan serta mendorong pemberdayaan masyarakat.
Sebelumnya, Bupati Khairunas mengingatkan masyarakat agar menggunakan hak suara dengan penuh tanggung jawab. Ia juga mengajak seluruh pihak menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.
Perbedaan pilihan, menurut pemerintah daerah, tidak boleh menjadi alasan untuk memecah persatuan masyarakat. Seluruh tahapan Pilwana diharapkan berjalan aman, damai dan tetap mengedepankan semangat kebersamaan.
Pilwana Serentak 2026 juga membawa tema “Pilwana Badunsanak”. Melalui semangat tersebut, para calon, pendukung dan masyarakat diharapkan dapat mengikuti seluruh proses pemilihan secara dewasa serta menerima hasilnya dengan mengutamakan kepentingan nagari di atas perbedaan pilihan.(Alwis)


