![]() |
| Meteran PDAM Dicuri, Perumda Minta Diusut |
Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Warga Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, kembali dibuat resah oleh aksi pencurian fasilitas pelayanan publik. Kali ini, meteran air milik pelanggan Perumda Air Minum Tirta Alami menjadi sasaran pencurian.
Kepala Unit PDAM Sungayang, Alfinbronces, mengatakan pihaknya telah menerima laporan kehilangan meteran air milik seorang pelanggan pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Pencurian tersebut terjadi di rumah Aprizon, pelanggan dengan ID 130422009403, yang berada di kawasan Balai Bungo Tanjung, Kecamatan Sungayang. Kehilangan diketahui pemilik rumah ketika hendak menggunakan aliran air pada Sabtu pagi.
"Kehilangan baru diketahui saat pelanggan akan menghidupkan air pada pagi harinya, Sabtu 3 Oktober 2026," kata Alfinbronces.
Dalam kejadian tersebut, sejumlah perangkat penunjang jaringan air turut hilang. Barang yang dilaporkan dicuri terdiri dari satu unit water meter, dua buah tonggak meter, serta satu stopkran berukuran setengah inci.
Setelah menerima laporan, petugas Unit PDAM Sungayang segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian. Personel Polsek Sungayang kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Alami Tanah Datar, Dr. Inoki Ulma Tiara, S.Sos., M.Pd., meminta kasus tersebut ditangani secara serius dan diusut hingga tuntas.
Menurutnya, meteran air memiliki fungsi penting karena menjadi bagian dari sistem pelayanan sekaligus pencatatan konsumsi air pelanggan.
"Kehilangan meteran air pelanggan PDAM perlu diusut sampai tuntas. Meteran merupakan bagian penting dalam pelayanan air minum dan pencatatan pemakaian air pelanggan," tegas Inoki.
Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar guna mencegah pencurian fasilitas air minum kembali terjadi.
Inoki mengingatkan warga agar tidak langsung percaya kepada orang yang mengaku sebagai petugas PDAM. Masyarakat diminta memeriksa identitas serta surat tugas petugas dan melakukan konfirmasi kepada Perumdam Tirta Alami jika menemukan aktivitas yang mencurigakan.
"Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan saling menjaga lingkungan. Apabila melihat aktivitas mencurigakan di sekitar meteran atau seseorang yang mengaku sebagai petugas PDAM, pastikan identitas dan surat tugasnya, serta konfirmasikan kepada Perumdam Tirta Alami," ujarnya.
Masyarakat juga diminta segera menginformasikan kepada pemilik rumah maupun tetangga apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Laporan dapat disampaikan kepada Perumdam Tirta Alami dan kepolisian agar segera ditindaklanjuti.
Meski demikian, warga diingatkan agar tidak mengambil tindakan sendiri ataupun menuduh pihak tertentu tanpa bukti yang jelas.
"Mari saling peduli, saling mengingatkan, dan bersama menjaga fasilitas pelayanan air minum," tutup Inoki.(Farid)


