Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemerintah Malaysia menyatakan kesiapannya membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menyiapkan sejumlah armada udara dan personel. Bantuan yang ditawarkan meliputi satu pesawat Bombardier CL-415MP, tiga helikopter, serta 50 personel untuk mendukung operasi pemadaman.
Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi, mengungkapkan bahwa pengerahan bantuan tersebut masih menunggu persetujuan dari Pemerintah Indonesia. Setelah izin diberikan, Malaysia siap segera mengirimkan seluruh sumber daya yang telah disiapkan.
Zahid menegaskan, nilai bantuan tidak semestinya diukur berdasarkan besar kecilnya armada yang dikirim dibandingkan dengan luas wilayah Indonesia yang terdampak karhutla. Menurutnya, tawaran tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Malaysia dalam membantu negara tetangga.
“Sekecil apa pun bantuan yang kami berikan, hal itu merupakan langkah baik untuk membantu tetangga terdekat kami. Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim juga telah berkomunikasi dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto terkait persoalan ini,” kata Zahid, dikutip dari Bernama, Selasa (20/10/2026).
Ia berharap dukungan dari Malaysia dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran, terutama karena dampak asap telah meluas hingga ke sejumlah negara, termasuk Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.
Sebelumnya, Pemerintah Malaysia melalui Badan Penanggulangan Bencana Nasional bersama sejumlah lembaga terkait telah menyampaikan tawaran bantuan kepada Indonesia untuk mengatasi karhutla. Namun, hingga kini, pelaksanaan bantuan tersebut masih menunggu persetujuan resmi dari pemerintah Indonesia.(da*)


