Padang, Rakyatterkini.com – Kemacetan panjang terjadi di Simpang 4 Bypass Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin pagi (5/10/2026). Arus kendaraan di persimpangan tersebut sempat tersendat dan berlangsung cukup semrawut.
Kepadatan mulai terjadi ketika aktivitas kendaraan meningkat pada jam sibuk pagi. Kendaraan yang datang dari berbagai arah harus bergantian mencari ruang untuk melewati persimpangan tersebut.
Situasi semakin sulit lantaran lampu lalu lintas di kawasan itu dilaporkan tidak berfungsi. Tidak beroperasinya lampu pengatur arus membuat pergerakan kendaraan dari setiap arah menjadi tidak terkoordinasi dengan baik.
Di tengah kondisi tersebut, tidak tampak petugas yang berjaga untuk membantu mengatur lalu lintas. Para pengendara akhirnya harus mengatur laju kendaraan sendiri saat hendak melintasi persimpangan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah pengendara mencoba mencari celah di antara kendaraan lain. Beberapa kendaraan bahkan terlihat saling mendahului agar dapat segera keluar dari titik kemacetan.
Pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah membuat antrean semakin panjang. Kondisi itu juga menyulitkan pengendara sepeda motor karena ruang untuk bergerak semakin terbatas.
Salah seorang pengendara motor, Rizan, menyebut kepadatan di Simpang 4 Bypass Kuranji cukup parah pada pagi hari tersebut.
“Motor saja tidak bisa lewat, apalagi mobil,” ujar Rizan saat ditemui di lokasi.
Ia mengatakan kemacetan tersebut menghambat perjalanan warga yang melintas. Rizan berharap petugas segera turun tangan mengatur kendaraan, terutama ketika lampu lalu lintas mengalami gangguan.
Keluhan serupa disampaikan Rifki, pengendara mobil yang melintas di kawasan tersebut. Menurutnya, kemacetan membuat aktivitas pagi hari menjadi terganggu.
“Parah banget. Saya sampai telat mengantar anak ke sekolah karena macetnya parah,” kata Rifki.
Pengendara berharap kerusakan lampu lalu lintas di Simpang 4 Bypass Kuranji segera ditangani. Mereka juga meminta petugas melakukan pengaturan secara langsung pada jam-jam sibuk agar arus kendaraan kembali lancar dan kepadatan tidak semakin parah.(da*)


