Notification

×

Iklan

Kecelakaan 9 Kendaraan di Tulang Bawang, 2 Tewas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 04:27 WIB Last Updated 2026-10-06T21:27:00Z

Kecelakaan beruntun melibatkan sembilan kendaraan 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur (Jalintim), tepatnya di kawasan Bawang Latak, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (6/10/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara lima korban lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan diduga terjadi akibat jarak pandang pengemudi yang terganggu asap pekat dari kebakaran lahan dan semak belukar di sekitar badan jalan.

Sejumlah kendaraan terlibat dalam kecelakaan karambol tersebut, di antaranya truk boks, truk engkel, truk tronton, mobil pikap, dan kendaraan jenis SUV. Benturan keras menyebabkan beberapa kendaraan mengalami kerusakan berat pada bagian depan. Bahkan, sejumlah pengemudi sempat terjebak di dalam kabin kendaraan.

Proses evakuasi berlangsung lebih dari satu jam. Petugas gabungan harus menggunakan peralatan untuk mengeluarkan korban yang terjepit akibat kondisi kendaraan yang ringsek. Setelah berhasil dievakuasi, seluruh korban kemudian dibawa ke RSUD Menggala untuk mendapatkan penanganan medis.

Kasat Lantas Polres Tulang Bawang, Iptu Farhan Maulana Affianto, mengatakan kecelakaan berawal ketika sebuah truk boks berusaha menyalip kendaraan di depannya.

“Karena jarak pandang tertutup asap tebal, truk tersebut kemudian bersenggolan dengan kendaraan dari arah berlawanan. Kendaraan yang berada di belakang tidak sempat melakukan pengereman sehingga terjadi benturan beruntun,” kata Farhan, Selasa (6/10/2026).

Kecelakaan itu sempat menyebabkan lalu lintas di Jalintim terhenti total. Kemacetan terjadi dari kedua arah dengan panjang antrean kendaraan mencapai sekitar empat kilometer, baik dari arah Bandar Lampung menuju Tulang Bawang maupun sebaliknya.

Personel Satlantas Polres Tulang Bawang kemudian melakukan penanganan di lokasi. Kendaraan yang rusak dievakuasi menggunakan mobil derek secara bertahap agar jalur kembali dapat dilalui dan arus lalu lintas berangsur normal.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update