Notification

×

Iklan

India-Pakistan Jadi Pasar Utama Ekspor Sumbar

Jumat, 02 Oktober 2026 | 23:57 WIB Last Updated 2026-10-02T16:57:00Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – India dan Pakistan tercatat sebagai dua negara tujuan utama ekspor Sumatera Barat (Sumbar) selama periode Januari hingga Agustus 2026. Komoditas lemak dan minyak hewan maupun nabati masih mendominasi perdagangan luar negeri daerah tersebut.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar, nilai ekspor provinsi itu dalam delapan bulan pertama 2026 mencapai US$2,29 miliar atau sekitar Rp37 triliun. Nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 19,55 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

India menjadi negara dengan kontribusi terbesar terhadap ekspor Sumbar. Nilai pengiriman komoditas ke negara tersebut mencapai US$493,65 juta atau sekitar 21,55 persen dari keseluruhan ekspor.

Kepala BPS Sumbar Nurul Hasanudin mengatakan India masih menjadi tujuan ekspor terbesar Sumbar hingga Agustus 2026.

“Pada Januari sampai Agustus 2026, India menjadi tujuan utama ekspor Provinsi Sumatera Barat dengan nilai mencapai US$493,65 juta,” ujarnya, Kamis (1/10/2026).

Dari total ekspor ke India tersebut, sekitar 92,32 persen atau senilai US$455,79 juta berasal dari kelompok lemak dan minyak hewan maupun nabati. Sementara itu, komoditas sari bahan samak dan celup menyumbang US$22,86 juta atau 4,63 persen.

Pakistan berada di urutan berikutnya dengan nilai ekspor mencapai US$419,98 juta atau 18,33 persen dari total ekspor Sumbar. Sebagian besar ekspor ke negara tersebut juga berasal dari kelompok lemak dan minyak hewan maupun nabati, yang nilainya mencapai US$419,45 juta atau 99,87 persen.

Adapun Tiongkok menempati posisi ketiga dengan nilai ekspor sebesar US$382,91 juta atau 16,71 persen. Ekspor ke negara tersebut didominasi lemak dan minyak nabati senilai US$344,25 juta atau 89,91 persen, disusul ampas dan sisa industri makanan sebesar US$13,91 juta.

Selain ketiga negara tersebut, Bangladesh dan Mesir juga menjadi tujuan penting bagi produk asal Sumbar. Bangladesh berkontribusi sebesar 11,25 persen terhadap total ekspor, sedangkan Mesir mencapai 7,94 persen.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekspor Sumbar masih bertumpu pada pasar negara-negara Asia. Dari sisi komoditas, produk berbasis minyak nabati, termasuk CPO dan produk turunannya, masih menjadi salah satu penopang utama ekspor daerah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update