Padang, Rakyatterkini.com – Hujan masih berpeluang terjadi di berbagai wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (3/10/2026). Memasuki hari ketiga Oktober, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan berintensitas tinggi yang dapat disertai petir.
Pada pagi hari, kondisi cuaca Sumbar umumnya masih didominasi langit berawan tebal. Sejumlah daerah juga mengalami udara kabur sejak pagi. Hujan ringan tercatat berpotensi terjadi di Pasaman, Pasaman Barat, Agam, Kota Padang, Pesisir Selatan, serta Kepulauan Mentawai.
Memasuki siang hingga malam, hujan ringan berpotensi turun di hampir seluruh wilayah Sumbar. Pariaman dan Sawahlunto menjadi wilayah yang diprakirakan tidak mengalami hujan ringan. Intensitas hujan diperkirakan meningkat pada sore hari.
Pada sekitar pukul 16.00 WIB, sejumlah daerah berpotensi dilanda hujan lebat yang disertai petir. Wilayah tersebut meliputi Pasaman, Agam, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, Tanah Datar, Padang Panjang, Kabupaten Solok, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan.
Masyarakat di daerah yang berpotensi mengalami hujan petir diimbau berhati-hati terhadap sejumlah dampak cuaca, seperti genangan, pohon tumbang, hingga risiko sambaran petir. Kewaspadaan terutama diperlukan bagi warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan pada sore hari.
Pada malam hingga pagi berikutnya, mulai sekitar pukul 22.00 WIB hingga 07.00 WIB, sebagian besar wilayah Sumbar diprakirakan mengalami udara kabur atau berkabut. Namun, beberapa daerah berpotensi cerah saat dini hari, antara lain Bukittinggi, Padang Pariaman, Pariaman, dan Padang Panjang.
Untuk suhu udara, secara umum berada di kisaran 18 hingga 29 derajat Celsius. Suhu terendah sekitar 18 derajat Celsius diprakirakan terjadi di Kabupaten Solok dan Kota Bukittinggi. Sementara itu, suhu tertinggi mencapai 29 derajat Celsius berpotensi terjadi di Sijunjung, Sawahlunto, dan Dharmasraya.
Tingkat kelembapan udara diperkirakan cukup tinggi, yakni sekitar 68 hingga 100 persen. Kelembapan tertinggi berada pada kisaran 89–100 persen di Padang Panjang. Adapun kecepatan angin berkisar antara 4 hingga 19 kilometer per jam, dengan hembusan terkuat diprakirakan terjadi di Pasaman Barat dan Kepulauan Mentawai.(da*)


