Notification

×

Iklan

Gunung Semeru Erupsi, Abu Capai 800 Meter

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:45 WIB Last Updated 2026-10-17T16:45:00Z

Gunung Semeru Erupsi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Sabtu pagi (17/10/2026). Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), abu vulkanik teramati membumbung hingga sekitar 800 meter di atas puncak atau mencapai ketinggian 4.476 meter di atas permukaan laut.

Dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (17/10/2026), PVMBG menjelaskan bahwa kolom abu yang keluar saat erupsi tampak berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal dan bergerak ke arah barat.

Aktivitas vulkanik tersebut juga terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 25 milimeter dan berlangsung selama kurang lebih 1 menit 30 detik.

Saat ini, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. PVMBG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di sektor tenggara, khususnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak sebagai pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat diminta menjauhi area sejauh 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Kawasan tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 17 kilometer dari puncak.

PVMBG juga melarang masyarakat beraktivitas dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Wilayah tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi terkena lontaran batu pijar saat terjadi erupsi.

Masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan gunung juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan awan panas, guguran lava, dan lahar yang dapat mengalir melalui sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Semeru.

Potensi bahaya tersebut terutama perlu diwaspadai di sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Kewaspadaan juga diperlukan di sungai-sungai kecil yang menjadi anak sungai Besuk Kobokan karena berpotensi dilalui aliran lahar.

PVMBG mengingatkan masyarakat untuk mematuhi rekomendasi keselamatan yang berlaku serta menghindari kawasan rawan bencana guna mengantisipasi dampak aktivitas vulkanik Gunung Semeru.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update