Notification

×

Iklan

Gunung Semeru Erupsi 4 Kali dalam 6 Jam

Minggu, 11 Oktober 2026 | 22:44 WIB Last Updated 2026-10-11T15:44:00Z

Gunung Semeru

Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Semeru yang berada di Jawa Timur kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu tercatat mengalami empat kali erupsi dalam rentang enam jam pada Minggu (11/10/2026) pagi.

Mengacu pada laporan pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk periode pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, aktivitas letusan tersebut terekam dengan amplitudo berkisar 20–25 milimeter. Sementara itu, durasi masing-masing erupsi berlangsung antara 120 hingga 186 detik.

Petugas PVMBG, Agastya Rajendra, menyampaikan bahwa salah satu erupsi terjadi pada pukul 05.34 WIB. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu yang mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter di atas puncak atau setara dengan 4.676 meter di atas permukaan laut.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 131 detik,” ujar Agastya dalam keterangan resminya.

Saat ini, Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. PVMBG mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan kegiatan di sektor tenggara, khususnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan, hingga radius 13 kilometer dari puncak atau pusat erupsi.

Larangan aktivitas juga diberlakukan dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Wilayah tersebut dinilai berisiko terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 17 kilometer dari puncak gunung.

Selain itu, masyarakat dilarang mendekati kawasan dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Semeru. Area tersebut berbahaya karena berpotensi terkena lontaran batu pijar saat terjadi erupsi.

PVMBG turut mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya awan panas, guguran lava, serta aliran lahar di sungai dan lembah yang berhulu di puncak Semeru.

Wilayah yang perlu mendapat perhatian khusus meliputi Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Masyarakat diimbau mematuhi rekomendasi keselamatan serta menghindari kawasan yang telah ditetapkan sebagai zona berbahaya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update