Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang Panjang mengadakan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi anggota Kelompok Siaga Bencana (KSB) aktif di aula Dinkes, Minggu (11/10/2026).
Pelatihan ini digelar untuk membekali peserta dengan kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban dalam situasi darurat sebelum petugas medis datang.
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa anggota KSB perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai agar dapat bertindak cepat serta tepat ketika menghadapi kondisi yang mengancam keselamatan jiwa.
Menurut Maria, kemampuan memberikan Bantuan Hidup Dasar sangat penting untuk meningkatkan peluang korban bertahan hidup. Karena itu, peserta diharapkan mampu memahami dan menerapkan langkah-langkah pertolongan awal sesuai prosedur yang telah dipelajari.
Selain memberikan materi tentang pertolongan dasar, Maria juga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perlengkapan darurat dan selalu mengutamakan keselamatan ketika bencana terjadi. Persiapan yang baik dinilai dapat membantu masyarakat menghadapi situasi darurat sekaligus meminimalkan risiko yang mungkin timbul.
Kesiapsiagaan tersebut semakin penting menyusul bencana banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Padang, Sumatera Barat. Di sisi lain, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengingatkan adanya potensi peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang di beberapa wilayah Sumatera Barat dalam beberapa hari ke depan. Situasi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana.
Kepala Dinkes Kota Padang Panjang, Sonya Themiarto, menegaskan bahwa upaya penanggulangan bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan petugas terkait, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
Pemahaman mengenai kesiapsiagaan serta teknik pertolongan pertama menjadi bekal penting bagi warga untuk mengambil tindakan awal secara aman dan sesuai kemampuan.
Sonya berharap seluruh peserta dapat mempraktikkan ilmu yang diperoleh selama pelatihan dalam kehidupan sehari-hari, terutama ketika menghadapi keadaan darurat. Ia juga mendorong anggota KSB untuk menyebarluaskan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Dinkes Kota Padang Panjang berharap kapasitas anggota KSB semakin meningkat sehingga mereka dapat berperan lebih optimal dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana maupun keadaan darurat lainnya.(da*)


