Padang, Rakyatterkini.com – Debut Stefano “Teco” Cugurra sebagai pelatih Semen Padang FC belum berbuah hasil positif. Tim berjuluk Kabau Sirah itu harus mengakui keunggulan Persikad Depok dengan skor 1-2 dalam pertandingan pekan kelima Pegadaian Championship 2026/2027 yang berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, Minggu (11/10/2026).
Hasil negatif tersebut menjadi tantangan awal bagi Teco yang baru ditunjuk untuk menggantikan Nil Maizar. Pelatih asal Brasil itu diketahui baru memimpin tiga kali sesi latihan bersama skuad Semen Padang sebelum menjalani pertandingan perdananya.
Semen Padang sebenarnya mampu menunjukkan permainan menjanjikan pada babak pertama. Muhammad Alwi Slamat sukses membawa Kabau Sirah unggul 1-0 melalui gol yang dicetak pada menit ke-39. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Persikad Depok mulai memberikan perlawanan dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-65 lewat gol Fikri Adriansyah. Saat laga diperkirakan berakhir dengan hasil imbang, Jhon Edy Mena Perez justru menjadi penentu kemenangan Persikad setelah mencetak gol pada menit ke-90+5.
Kekalahan ini memperpanjang hasil kurang memuaskan yang diraih Semen Padang. Sebelumnya, klub asal Sumatera Barat tersebut juga harus menyerah 0-1 dari PSPS Pekanbaru. Dengan demikian, kedatangan Teco belum mampu langsung mengangkat hasil pertandingan Kabau Sirah.
Walaupun timnya kalah, Teco menilai performa Semen Padang tidak sepenuhnya mengecewakan. Ia menyebut para pemain mampu menciptakan sejumlah kesempatan untuk mencetak gol, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Teco mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya berpeluang mencetak hingga empat gol. Namun, banyaknya kesempatan yang diperoleh tidak sebanding dengan gol yang berhasil dihasilkan.
“Kita punya peluang cetak empat gol. Permainan lebih baik, tetapi yang jadi gol hanya satu,” kata Teco.
Ia juga mengingatkan bahwa proses adaptasi bersama pelatih baru masih berlangsung. Dengan waktu persiapan yang sangat terbatas, Teco menilai permainan timnya sudah menunjukkan perkembangan, meskipun hasil akhir belum sesuai harapan.
“Saya baru datang, baru tiga latihan. Saya pikir tim tidak ada masalah. Masalahnya hasil. Kita main lebih bagus, seharusnya kita bisa cetak lebih banyak gol,” ujarnya.
Evaluasi terhadap efektivitas penyelesaian akhir dan kemampuan mempertahankan keunggulan menjadi hal penting bagi Semen Padang. Teco kini memiliki tugas untuk membenahi kekurangan tersebut agar Kabau Sirah dapat kembali meraih hasil maksimal pada pertandingan berikutnya.(da*)


