Padang, Rakyatterkini.com – Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) pada Sabtu (10/10/2026) diperkirakan didominasi kondisi berawan pada pagi hari. Memasuki siang hingga malam, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpeluang mengguyur sebagian besar daerah.
Selain itu, hujan lebat yang disertai petir berpotensi terjadi pada pagi hari di sejumlah wilayah pesisir dan bagian utara Sumbar, khususnya Agam, Padang Pariaman, dan Kota Pariaman.
Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Sumbar diprakirakan berawan hingga mengalami hujan ringan. Hujan ringan berpeluang turun di Kabupaten Agam, Padang Pariaman, dan Kota Pariaman.
Sementara itu, kondisi cerah berawan diperkirakan terjadi di Kota Payakumbuh, Bukittinggi, serta Kabupaten Sijunjung dan Kota Sawahlunto. Adapun wilayah lainnya diprediksi mengalami cuaca berawan tebal.
Memasuki siang hari, potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan meluas ke hampir seluruh wilayah Sumbar. Pengecualian terdapat di Kabupaten Solok Selatan dan Dharmasraya yang diprediksi tidak mengalami hujan pada periode tersebut.
Kondisi hujan diperkirakan berlanjut hingga sore hari. Bahkan, sejumlah daerah yang sebelumnya diprediksi tidak diguyur hujan berpotensi mengalami perubahan cuaca seiring meluasnya wilayah hujan.
Pada malam hari, hujan ringan diperkirakan masih terjadi di Kabupaten Pasaman, Agam, Padang Pariaman, serta Kepulauan Mentawai. Sementara itu, wilayah lainnya berpotensi mengalami udara kabur hingga berlanjut pada Minggu pagi.
Dari sisi suhu, Kota Bukittinggi diperkirakan menjadi salah satu wilayah dengan suhu terendah, yakni berkisar 19–22 derajat Celsius. Padang Panjang berada pada rentang 20–23 derajat Celsius.
Sebaliknya, suhu relatif tinggi diprakirakan terjadi di Kabupaten Dharmasraya dengan kisaran 23–32 derajat Celsius. Kabupaten Lima Puluh Kota diperkirakan memiliki suhu antara 24–31 derajat Celsius.
Kelembapan udara di Sumbar diprediksi berada pada rentang 76 hingga 100 persen. Tingkat kelembapan tertinggi diperkirakan mencapai 100 persen di Kabupaten Sijunjung, sedangkan yang terendah berada di Dharmasraya sebesar 76 persen.
Untuk kondisi angin, Kepulauan Mentawai diperkirakan mengalami kecepatan tertinggi hingga 21 kilometer per jam. Kecepatan angin di Pesisir Selatan diprediksi mencapai 15 kilometer per jam, sedangkan Agam dan Lima Puluh Kota sekitar 14 kilometer per jam.
Adapun kecepatan angin terendah diperkirakan terjadi di Kota Solok, yakni sekitar 6 kilometer per jam. Secara umum, angin di wilayah Sumatera Barat diprediksi bertiup dari arah tenggara.(da*)


