Lubuk Basung, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menambah kekuatan sarana penanggulangan kebakaran dengan menerima dua unit kendaraan pemadam kebakaran (Damkar) baru.
Kedua kendaraan tersebut telah tiba di Kabupaten Agam dan diserahkan oleh perwakilan penyedia, PT Karja Jaya Mandiri Megah (Kajama), Prakoso, kepada Bupati Agam Ir H Benni Warlis MM Dt Tan Batuah. Penyerahan berlangsung setelah apel gabungan di halaman Kantor Bupati Agam, Senin (5/10).
Usai menerima kendaraan tersebut, Bupati Benni Warlis menyerahkannya kepada Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam, Fauzi S.STP, MA. Armada baru itu selanjutnya akan digunakan untuk memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kebakaran dan keadaan darurat.
Bupati Benni menegaskan, kesiapan personel menjadi hal penting sebelum kendaraan mulai dioperasikan. Ia meminta petugas yang ditunjuk sebagai operator memahami seluruh sistem dan fungsi kendaraan.
Menurutnya, jangan sampai armada yang seharusnya digunakan untuk menangani keadaan darurat justru terkendala karena operator belum menguasai cara pengoperasiannya.
“Operator harus benar-benar memahami cara menggunakan armada ini. Saat dibutuhkan dalam keadaan darurat, jangan sampai masih ada kendala dalam pengoperasiannya,” kata Benni.
Ia berharap tambahan dua armada tersebut dapat meningkatkan kemampuan sekaligus mempercepat respons Pemkab Agam dalam menghadapi kebakaran maupun berbagai kondisi darurat lainnya.
Dengan dukungan kendaraan baru, kesiapsiagaan petugas diharapkan semakin baik sehingga penanganan kejadian kebakaran dapat dilakukan secara cepat, tepat dan maksimal. Langkah tersebut juga diharapkan mampu menekan potensi kerugian yang dialami masyarakat.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Agam Fauzi menyampaikan bahwa pihaknya akan memberikan pelatihan khusus kepada personel yang nantinya bertugas mengoperasikan kedua kendaraan tersebut.
“Personel yang akan menjadi operator akan mendapatkan pelatihan terlebih dahulu. Mereka harus memahami fungsi serta tata cara penggunaan armada agar ketika bertugas di lapangan dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Fauzi menilai pelatihan tersebut penting untuk memastikan setiap operator memiliki keterampilan dan pemahaman yang cukup. Terlebih, armada akan digunakan dalam situasi yang membutuhkan tindakan cepat dan tepat.
Ia berharap keberadaan dua kendaraan Damkar baru tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat pelayanan sekaligus meningkatkan rasa aman bagi masyarakat Kabupaten Agam.(da*)


