Notification

×

Iklan

Yota Balad Buka Screening Film Dokumenter Rabab Galuak

Selasa, 15 September 2026 | 07:22 WIB Last Updated 2026-09-15T00:37:58Z

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, membuka Gala Premier & Screening Film Dokumenter Budaya 

Pariaman, Rakyatterkini.com – Wali Kota Pariaman Yota Balad menghadiri sekaligus membuka Gala Premier dan Screening Film Dokumenter Budaya berjudul Rabab Galuak yang digelar di Niru Coffee, Minggu malam (13/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Yota Balad didampingi Ketua TP PKK Kota Pariaman, Yosneli Balad. Ia mengapresiasi penyelenggara dan komunitas seni yang telah menghadirkan karya dokumenter tentang budaya lokal Pariaman.

Menurut Yota, keterlibatan generasi muda sangat penting dalam menjaga keberlangsungan adat dan kesenian daerah. Terlebih, sejumlah budaya tradisional Pariaman mulai jarang dikenal oleh masyarakat.

“Pemerintah Kota Pariaman sangat mendukung anak-anak muda untuk menghidupkan komunitas. Di era digitalisasi ini, generasi muda harus bisa berkreasi dan berinovasi,” kata Yota.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan sektor seni, perfilman, dan ekonomi kreatif, Pemko Pariaman juga menyiapkan rencana pembangunan Gedung Creative Hub. Fasilitas tersebut nantinya diharapkan menjadi ruang bagi anak muda untuk berkegiatan sekaligus mengembangkan bakat dan kreativitas.

Gedung itu akan diarahkan sebagai pusat kegiatan berbagai bidang, mulai dari seni pertunjukan, perfilman hingga seni budaya lainnya. Yota juga meminta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir untuk ikut memberikan dukungan dan gagasan bagi komunitas kreatif di Kota Pariaman.

Ia menambahkan, Rabab Galuak merupakan salah satu warisan budaya yang menjadi ciri khas Pariaman. Alat musik tradisional tersebut dibuat menggunakan bahan-bahan khas, salah satunya kulit jantung kerbau.

Karena keberadaannya semakin langka, Yota mendorong adanya upaya konkret untuk menjaga tradisi pembuatan Rabab Galuak. Ia juga menyampaikan agar pembinaan terhadap kesenian tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui dukungan anggaran.

Pemutaran film dokumenter Rabab Galuak diharapkan tidak sekadar menjadi hiburan bagi penonton. Lebih dari itu, karya tersebut diharapkan mampu membangkitkan ketertarikan masyarakat untuk mengenal, mencintai, dan ikut menjaga kekayaan budaya yang dimiliki Pariaman.

“Kita berharap kekayaan budaya yang dimiliki dapat terus dieksplorasi hingga mampu menarik perhatian wisatawan dari luar daerah maupun manca negara,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemukulan clapperboard oleh Wali Kota Pariaman sebagai simbol dimulainya Special Premier film dokumenter Rabab Galuak.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update