Notification

×

Iklan

Saudi Waspadai Serangan, Mekkah Ikut Diperingatkan

Rabu, 16 September 2026 | 01:47 WIB Last Updated 2026-09-15T18:47:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Arab Saudi sempat mengaktifkan peringatan darurat terkait kemungkinan serangan di beberapa wilayah, termasuk Mekkah dan Jeddah. Langkah tersebut muncul di tengah meningkatnya serangan dalam sepekan terakhir yang dilakukan kelompok bersenjata yang mendapat dukungan Iran.

Dilansir Reuters, Selasa (15/9/2026), peringatan itu kemudian dibatalkan tidak lama setelah diumumkan. Hingga saat ini, otoritas Arab Saudi belum melaporkan adanya proyektil yang menghantam wilayahnya. Belum ada pula kelompok yang secara langsung menyatakan diri sebagai pihak di balik serangan tersebut.

Cakupan peringatan kali ini disebut menjadi yang paling luas sejak konflik mengalami peningkatan eskalasi pada pekan sebelumnya. Sirene peringatan juga terdengar di Mekkah untuk pertama kalinya selama berlangsungnya perang. Kota tersebut merupakan lokasi sejumlah tempat suci yang menjadi pusat ibadah umat Islam dari berbagai negara.

Kelompok Houthi yang berbasis di Yaman dan memiliki hubungan dengan Iran sebelumnya mengklaim telah melancarkan sejumlah serangan besar ke wilayah Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir. Salah satu serangan terjadi pada Senin dan disebut menyasar sebuah pangkalan udara. Houthi menyatakan aksi tersebut merupakan respons terhadap serangan udara yang dilakukan di wilayah Yaman.

Sementara itu, pemerintah Arab Saudi menuduh kelompok lain yang didukung Iran dan berbasis di Irak berada di balik serangan pada Jumat. Serangan tersebut disebut menyebabkan gangguan terhadap salah satu jalur distribusi minyak utama Arab Saudi, yakni Pipa Timur-Barat yang membentang melintasi kawasan gurun.

Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi dan terlibat dalam konflik melawan Houthi di Yaman menyampaikan bahwa sedikitnya 13 warga sipil mengalami luka akibat serangan Houthi pada Senin.

Di sisi lain, kelompok bersenjata yang memperoleh dukungan Iran tersebut juga dilaporkan melancarkan serangan cepat di sepanjang wilayah pesisir barat Yaman pada pekan lalu. Operasi tersebut berujung pada penguasaan sebuah pulau yang berada di pintu masuk Laut Merah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update