Notification

×

Iklan

RS M. Djamil Gelar Uji Klinis Tenecteplase

Senin, 14 September 2026 | 17:27 WIB Last Updated 2026-09-14T11:12:57Z

Pelaksanaan Site Initiation Visit (SIV) Clinical Trial Tenacity dengan produk investigasi Tenecteplase

Padang, Rakyatterkini.com — Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang terus memperkuat perannya dalam pengembangan penelitian dan inovasi di bidang kesehatan. 

Salah satu langkah tersebut dilakukan melalui Site Initiation Visit (SIV) Clinical Trial Tenacity yang mengkaji penggunaan produk investigasi Tenecteplase, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Direksi RS M. Djamil itu menjadi bagian penting sebelum pelaksanaan uji klinis secara resmi dimulai. Penelitian tersebut merupakan uji klinis berskala internasional yang mendapat dukungan dari perusahaan farmasi Boehringer Ingelheim dengan melibatkan lembaga riset klinis global, IQVIA.

SIV menjadi tahapan untuk memastikan seluruh unsur yang terlibat memiliki pemahaman dan kesiapan yang sama sebelum penelitian berjalan. Dalam pertemuan tersebut, tim membahas sejumlah hal penting, mulai dari protokol dan rancangan penelitian, tujuan studi, mekanisme pelayanan pasien, hingga tugas serta tanggung jawab masing-masing anggota tim peneliti.

Selain aspek teknis penelitian, perhatian khusus diberikan terhadap keselamatan subjek penelitian. Pembahasan juga mencakup mekanisme pelaporan, kesiapan fasilitas serta layanan penunjang medis, dan strategi perekrutan pasien yang akan menjadi bagian dari penelitian.

Direktur SDM, Pendidikan, dan Penelitian RS M. Djamil, dr. Maliana, M.Kes., mengatakan pelaksanaan uji klinis tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi rumah sakit sebagai institusi pendidikan dan penelitian.

Menurutnya, penelitian klinis tidak hanya berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat mendukung peningkatan mutu pelayanan kesehatan yang berlandaskan bukti ilmiah.

"Kami menyambut baik pelaksanaan Clinical Trial Tenacity ini. Bagi RS M. Djamil, penelitian klinis tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga merupakan upaya untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berbasis bukti," ujar dr. Maliana.

Ia menambahkan, RS M. Djamil berkomitmen memberikan dukungan terhadap penelitian tersebut dengan tetap menempatkan keselamatan pasien, kepatuhan terhadap protokol, serta standar mutu dan etika penelitian sebagai prioritas.

Dr. Maliana juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan kerja sama seluruh tenaga kesehatan serta tim peneliti selama penelitian berlangsung.

"Kami berharap seluruh tim dapat berkolaborasi secara optimal, memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, serta memastikan setiap tahapan penelitian dilaksanakan secara konsisten dan sesuai ketentuan. Semoga kerja sama ini memberikan kontribusi positif bagi pengembangan layanan kesehatan dan ilmu kedokteran," katanya.

SIV tersebut turut dihadiri Direktur Medik dan Keperawatan RS M. Djamil, Dr. dr. Bestari Jaka Budiman, Sp.THT-KL (K), serta Ketua Clinical Research Unit (CRU), dr. Zulda Musyarifah, Sp.PA, Subsp. HLE (K), FIAC, IFCAP.

Selain itu, kegiatan diikuti jajaran Dewan Direksi, Manajer Pelayanan Medik, Manajer Pelayanan Penunjang, Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan, Kepala Instalasi Rekam Medis, Kepala Instalasi SIM-RS, serta seluruh tim yang terlibat dalam Clinical Trial Tenacity.

Melalui pelaksanaan SIV tersebut, RS M. Djamil menunjukkan keseriusannya dalam membangun lingkungan penelitian klinis yang terintegrasi dan memenuhi standar mutu. Uji klinis Tenacity diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu kedokteran sekaligus mendorong inovasi pelayanan kesehatan di Indonesia ke tingkat yang lebih luas.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update