Pasbar, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, terus mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat serta jembatan yang akan menghubungkan Kampung Cubadak dengan Kampung Sipirok.
Bupati Pasaman Barat Yulianto turun langsung meninjau lokasi kedua rencana pembangunan tersebut pada Senin (14/9). Kegiatan itu dilakukan untuk melihat kesiapan lahan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan teknis yang diperlukan dalam menunjang pembangunan.
Untuk pembangunan Sekolah Rakyat, pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 6,5 hektare yang berada di kawasan UPT Benih Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasaman Barat. Sejumlah dokumen dan persyaratan administratif saat ini masih dalam proses penyelesaian.
Yulianto menjelaskan, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu program prioritas pemerintah pusat yang diarahkan untuk memberikan kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas kepada anak-anak dari keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.
Di sisi lain, Pemkab Pasaman Barat juga tengah mendorong peningkatan akses transportasi masyarakat melalui pembangunan jembatan penghubung Kampung Cubadak-Kampung Sipirok. Jembatan tersebut dirancang memiliki panjang sekitar 40 meter dengan perkiraan kebutuhan dana mencapai Rp6 miliar.
Agar akses menuju kawasan tersebut semakin mendukung, pemerintah daerah turut mengusulkan pembangunan jalan Kampung Sipirok sepanjang sekitar 1 kilometer. Selain itu, ruas jalan KKN-Kampung Cubadak sepanjang kurang lebih 800 meter juga masuk dalam usulan, dengan estimasi anggaran sekitar Rp3 miliar.
Yulianto menambahkan, pemerintah juga mempertimbangkan pembangunan jembatan sementara. Langkah tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sembari menunggu pembangunan jembatan permanen dapat diwujudkan.(da*)


