![]() |
| Ilustrasi. |
Solok, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota Solok terus memacu pengembangan kawasan Pasar Kuliner di Jalan Cengkeh sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Pembangunan didukung melalui Dana Transfer ke Daerah (TKD), tidak hanya diarahkan sebagai pusat perdagangan makanan, tetapi juga sebagai kawasan yang memiliki fungsi sosial dan dapat dimanfaatkan sebagai fasilitas dapur umum dalam kondisi kedaruratan.
Pengembangan Pasar Kuliner dan Dapur Umum Kota Solok mengusung semangat “Dari Kuliner, Menggerakkan Ekonomi; Dari Dapur, Menguatkan Kepedulian.”
Konsep tersebut memadukan aktivitas ekonomi kuliner dengan fasilitas yang dapat mendukung berbagai kebutuhan masyarakat, kegiatan sosial, hingga penanganan kondisi darurat.
Keberadaan kawasan ini diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkenalkan dan memasarkan produk lokal.
Dengan penataan kawasan yang lebih baik, aktivitas perdagangan dan produksi makanan diharapkan dapat berlangsung secara nyaman, tertib, dan mampu meningkatkan daya tarik kawasan kuliner Kota Solok.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Solok, Afrizal, M.Eng, mengatakan pembangunan Pasar Kuliner di Jalan Cengkeh merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Solok yang pembangunannya didukung melalui Dana TKD.
“Ini pasar kuliner yang akan menjadi ikon Kota Solok,” ujar Afrizal.
Menurutnya, pembangunan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan perubahan secara fisik terhadap kawasan perkotaan, tetapi juga menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Pasar kuliner diharapkan menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha, meningkatkan pemasaran produk, sekaligus membuka peluang ekonomi baru.
Selain fungsi ekonomi, kawasan Pasar Kuliner juga dirancang memiliki fungsi sosial. Kawasan tersebut dapat menjadi ruang interaksi masyarakat serta mendukung penyediaan makanan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
![]() |
| Cek lokasi |
Sementara itu, keberadaan fasilitas dapur umum menjadi bagian penting dari konsep pengembangan kawasan. Fasilitas tersebut nantinya dapat diaktifkan sewaktu-waktu apabila terjadi bencana atau kondisi khusus yang membutuhkan penyediaan makanan dalam jumlah besar bagi masyarakat terdampak.
Konsep dapur umum juga diharapkan dapat memperkuat kesiapsiagaan Pemerintah Kota Solok dalam menghadapi kondisi kedaruratan. Dengan fasilitas yang telah disiapkan, proses penyediaan makanan bagi masyarakat dapat dilakukan secara lebih terorganisasi dan optimal.
Pengelolaan kawasan ke depan juga diharapkan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, pelaku UMKM, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga masyarakat.
Kolaborasi tersebut diperlukan untuk membangun ekosistem kawasan yang tidak hanya berorientasi pada aktivitas perdagangan, tetapi juga memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
Dengan konsep tersebut, pembangunan Pasar Kuliner Jalan Cengkeh diharapkan tidak berhenti sebagai pembangunan infrastruktur semata. Kawasan ini ditargetkan tumbuh menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat yang mengintegrasikan sektor kuliner, pengembangan UMKM, interaksi sosial, serta kesiapsiagaan daerah.
Melalui dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, Pasar Kuliner Kota Solok diharapkan mampu menjadi ikon baru kota sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Dari kuliner, menggerakkan ekonomi. Dari dapur, menguatkan kepedulian. (sa/adv)




