Solok, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota Solok kembali memperpanjang kebijakan belajar dari rumah (BDR) bagi siswa menyusul kondisi kualitas udara yang masih berada dalam kategori tidak sehat akibat kabut asap.
Kebijakan tersebut diberlakukan selama tiga hari, mulai Senin (14/9/2026) hingga Rabu (16/9/2026). Dengan demikian, kegiatan pembelajaran tatap muka baru direncanakan kembali pada Kamis (17/9/2026), dengan catatan kondisi udara sudah membaik dan dinilai aman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Lusya Adelina, mengatakan keputusan memperpanjang BDR diambil karena kualitas udara belum menunjukkan kondisi yang memungkinkan siswa kembali belajar di sekolah.
“Karena kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap, belajar dari rumah diperpanjang hingga Rabu besok,” ujar Lusya, Minggu (13/9/2026).
Perpanjangan BDR berlaku bagi peserta didik jenjang SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA. Selama periode tersebut, proses pembelajaran tetap dilaksanakan secara jarak jauh dari rumah.
Sementara itu, peserta didik jenjang PAUD kembali mendapatkan kebijakan libur selama tiga hari, yakni 14 hingga 16 September 2026. Mereka dijadwalkan kembali mengikuti kegiatan belajar pada 17 September 2026.
Lusya menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan langkah antisipasi pemerintah daerah untuk melindungi kesehatan para siswa dari kemungkinan dampak buruk paparan kabut asap.
“Keputusan ini mempertimbangkan kualitas udara yang masih tidak sehat. Pemerintah daerah memilih memperpanjang pembelajaran dari rumah sebagai upaya mencegah dampak kabut asap terhadap kesehatan siswa,” katanya.
Hingga kini, belum terdapat laporan mengenai peserta didik yang mengalami sesak napas ataupun gangguan pernapasan yang disebabkan oleh paparan kabut asap.
Kebijakan BDR ini merupakan kelanjutan dari penerapan sebelumnya yang telah dimulai sejak 10 September 2026. Saat itu, siswa SD hingga SMA dan sederajat mengikuti pembelajaran dari rumah, sementara anak-anak PAUD diliburkan selama tiga hari.
Dinas Pendidikan juga meminta setiap sekolah tetap memastikan kegiatan belajar selama BDR berjalan dengan baik. Koordinasi antara pihak sekolah dengan orang tua atau wali siswa perlu terus dilakukan agar proses pembelajaran tetap berlangsung.
Pemkot Solok masih akan memantau perkembangan kualitas udara untuk menentukan kebijakan selanjutnya. Jika kondisi udara kembali membaik dan dinilai aman, pembelajaran tatap muka akan dimulai kembali pada Kamis, 17 September 2026.(da*)


