Notification

×

Iklan

Jurnalis Sumbar Gelar Doa untuk Korban Hilang di Selat Sunda

Minggu, 13 September 2026 | 08:44 WIB Last Updated 2026-09-13T03:43:15Z

Doa bersama insan pers Sumatera Barat di Pantai Padang

Padang, Rakyatterkini.com – Puluhan jurnalis dari sejumlah organisasi media di Sumatera Barat menggelar doa bersama di kawasan Tugu IORA, Pantai Padang, Sabtu (12/9/2026) sore. Kegiatan tersebut menjadi bentuk solidaritas untuk mendoakan keselamatan rekan seprofesi yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda.

Aksi solidaritas yang digagas Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Sumbar itu diikuti berbagai organisasi kewartawanan. Di antaranya Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Sumbar, Perhimpunan Jurnalis Perempuan (PJP) Sumbar, serta perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar.

Para jurnalis tersebut berkumpul dan memanjatkan doa untuk lima wartawan bersama tiga kru kapal yang belum diketahui keberadaannya setelah dilaporkan lost contact di kawasan Selat Sunda ketika menjalankan tugas peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Ketua Umum PFI Padang, Arif Pribadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan rasa persaudaraan sesama insan pers.

Menurutnya, doa bersama itu ditujukan bagi para jurnalis dan kru kapal yang hingga kini masih dalam pencarian. Ia berharap dukungan moral tersebut dapat menguatkan keluarga serta menjadi penyemangat bagi tim SAR gabungan yang tengah melakukan pencarian.

Perwakilan AJI Padang, Afdal Afrianto, juga menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut. Ia menilai musibah yang menimpa para jurnalis dan kru kapal telah mengundang perhatian serta simpati dari insan pers di berbagai daerah.

Afdal menekankan bahwa dukungan kepada keluarga korban dan personel pencarian sangat dibutuhkan selama proses pencarian berlangsung.

Sementara itu, perwakilan PJP Sumbar, Zulia Yandani, mengingatkan bahwa profesi jurnalistik memiliki risiko tersendiri, terutama ketika wartawan melakukan peliputan di lokasi bencana atau kawasan yang memiliki potensi bahaya.

Ia mengajak seluruh organisasi pers mengesampingkan perbedaan dan memperkuat solidaritas dalam menghadapi persoalan kemanusiaan.

“Peristiwa ini bisa menimpa siapa saja. Kita harus saling menguatkan meski berasal dari organisasi yang berbeda dan terus memperkokoh solidaritas,” ujarnya.

Evaluasi Keselamatan dalam Peliputan

Peristiwa hilang kontak tersebut turut menjadi perhatian kalangan regulator penyiaran dan jurnalis senior. Anggota KPID Sumbar, Noval Wiska, menyebut kejadian itu sebagai kabar duka yang menyentuh masyarakat luas.

Ia mengingatkan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Tidak ada berita yang sebanding dengan keselamatan jiwa. Kejadian ini harus menjadi pembelajaran bersama agar aspek keamanan selalu diperhatikan ketika melakukan peliputan,” katanya.

Noval juga mengajak masyarakat mendoakan tim SAR gabungan agar proses pencarian dapat berjalan lancar dan seluruh personel yang terlibat diberikan keselamatan.

Pandangan serupa disampaikan jurnalis senior PWI Sumbar, Pedo. Ia menilai kejadian tersebut perlu menjadi bahan evaluasi bagi media dan wartawan, khususnya dalam menerapkan langkah mitigasi risiko ketika meliput bencana di wilayah yang rawan.

Polisi Ikut Berikan Dukungan

Dukungan terhadap aksi solidaritas tersebut juga datang dari mitra kerja jurnalis di lapangan. Tim Klewang Polresta Padang turut hadir untuk memberikan dukungan moril kepada para wartawan.

Katim 2 Tim Klewang Polresta Padang, IPDA David Wewe, menyebut hubungan antara polisi dan jurnalis telah terjalin sebagai mitra dalam menjalankan tugas masing-masing.

Ia berharap lima jurnalis dan tiga kru kapal yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

“Rekan-rekan jurnalis adalah saudara sekaligus mitra kepolisian dalam menjaga Kamtibmas. Kami ikut mendoakan agar seluruh jurnalis dan kru kapal segera ditemukan dengan kondisi selamat,” ujarnya.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin jurnalis Haluan, Fauzi.

Ketua IJTI Sumbar, Defri Mulyadi, mengatakan doa yang dipanjatkan di Pantai Padang tersebut merupakan bagian dari dukungan dan munajat bersama insan pers di berbagai daerah Indonesia.

Ia berharap seluruh jurnalis serta kru kapal yang masih dicari segera ditemukan dalam kondisi sehat dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga.

“Semoga doa yang kita panjatkan hari ini menjadi ikhtiar bersama agar saudara-saudara kita segera ditemukan dalam keadaan selamat dan dapat kembali ke tengah keluarga,” pungkasnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update