Padang, Rakyatterkini.com — Rumah Sakit (RS) Dr. M. Djamil Padang masih menunggu keluarga yang dapat mengenali seorang pria tanpa identitas yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.
Pria yang diperkirakan berusia 50–60 tahun itu sebelumnya dirawat di Ruang Rawat Inap Tulip 3. Ia meninggal dunia pada Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 00.40 WIB. Sampai sekarang, belum ada keluarga maupun kerabat yang datang untuk mengambil jenazah tersebut.
Untuk membantu proses identifikasi, pihak rumah sakit menyampaikan sejumlah ciri fisik almarhum kepada masyarakat. Informasi tersebut diharapkan dapat menjadi petunjuk bagi keluarga yang mungkin sedang mencari anggota keluarganya.
Kepala Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah RS M. Djamil, Rahdiyul Ermanto, mengatakan pihaknya masih berupaya mencari informasi mengenai identitas pria tersebut agar jenazah dapat segera diserahkan kepada keluarga yang berhak.
Menurutnya, almarhum merupakan seorang laki-laki dengan kulit berwarna sawo matang. Usianya diperkirakan antara 50 hingga 60 tahun. Rambutnya berwarna hitam bercampur putih dan bertekstur lurus.
"Pada bagian punggung atas terdapat tahi lalat. Tanda serupa juga ditemukan di bagian bawah lengan kiri," ujar Rahdiyul.
Ciri lain yang dapat membantu proses pengenalan terdapat pada bagian wajah, terutama kondisi gigi. Susunan gigi pria tersebut tampak sedikit menonjol ke depan. Selain itu, terdapat sejumlah gigi yang sudah tidak lengkap.
Rahdiyul menjelaskan, setelah dinyatakan meninggal dunia di ruang perawatan, jenazah langsung dipindahkan ke Instalasi Forensik dan Pemulasaraan Jenazah. Jenazah kini berada dalam pengawasan pihak rumah sakit sembari menunggu adanya pihak yang dapat memastikan identitasnya.
Pihak RS M. Djamil mengajak masyarakat di Sumatera Barat, terutama warga Kota Padang, untuk membantu menyebarkan informasi tersebut. Diharapkan informasi itu dapat menjangkau keluarga atau orang yang pernah mengenal almarhum.
"Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi RS M. Djamil. Keterangan dari keluarga maupun orang yang mengenalnya akan sangat membantu proses identifikasi," katanya.
Rumah sakit juga mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar. Setiap laporan yang masuk akan diperiksa dan diverifikasi terlebih dahulu guna memastikan kecocokan identitas serta hubungan dengan keluarga.
"Kami berharap informasi ini dapat disebarluaskan secara bijak. Nantinya setiap informasi yang diterima akan kami verifikasi untuk memastikan kesesuaian identitas dan hubungan keluarga," ujarnya.
Masyarakat yang mengetahui informasi mengenai pria tersebut, meskipun hanya berupa petunjuk kecil terkait ciri-cirinya, diharapkan segera menyampaikannya secara langsung kepada Instalasi Forensik RS M. Djamil Padang. Langkah tersebut penting agar identitas almarhum dapat segera diketahui dan jenazah memperoleh penanganan selanjutnya secara layak.(da*)


