Notification

×

Iklan

Zigo Rolanda Tinjau Banjir Ekstrem di Padang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:50 WIB Last Updated 2026-08-04T20:50:00Z

Zigo Rolanda Tinjau Langsung Banjir Kota Padang

Padang, Rakyatterkini.com – Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Padang pada Senin (3/8/2026) akibat hujan berintensitas tinggi mendapat perhatian dari Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan ekstrem tersebut dipicu oleh pertemuan massa udara yang berasal dari Australia dan Samudera Hindia di wilayah barat Pulau Sumatera.

Sebagai bentuk respons terhadap kondisi darurat, Zigo Rolanda turun langsung meninjau lokasi banjir bersama Wali Kota Padang, jajaran Pemerintah Kota, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V, serta tim BASARNAS. 

Mereka mengunjungi sejumlah titik terdampak, terutama di Kecamatan Koto Tangah, untuk memantau proses evakuasi warga sekaligus menyalurkan bantuan darurat kepada masyarakat.

Data dari dua Pos Curah Hujan (PCH) menunjukkan tingginya intensitas hujan yang terjadi. Di PCH Arau, curah hujan tercatat mencapai 86 mm per jam pada pukul 14.00 WIB, sedangkan di PCH Air Dingin mencapai 67 mm per jam pada pukul 13.00 WIB. Angka tersebut masuk dalam kategori hujan ekstrem karena melampaui ambang batas 50 mm per jam. Sementara itu, akumulasi curah hujan tercatat mencapai 346 mm dalam enam jam di PCH Arau dan 167 mm dalam tiga jam di PCH Air Dingin.

Curah hujan yang sangat tinggi menyebabkan debit air di sejumlah sungai utama meningkat drastis, seperti Batang Kuranji, Batang Air Dingin, Batang Kandis, Batang Arau, Kanal Banjir, dan Batang Anai. Kondisi tersebut membuat kapasitas sungai tidak mampu menampung aliran air, sehingga permukaan air sungai utama lebih tinggi dibanding anak sungainya. Akibatnya terjadi fenomena backwater atau aliran balik yang memperparah genangan, terutama di wilayah Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah.

Untuk mempercepat penanganan banjir, BWS Sumatera V mengerahkan pompa mobile ke kawasan Ulak Karang Utara guna mengurangi genangan di lingkungan permukiman warga.

Zigo Rolanda menegaskan pihaknya akan terus mengawal penanganan banjir, baik pada masa tanggap darurat maupun dalam penyusunan langkah mitigasi jangka panjang. Menurutnya, Pemerintah Kota Padang bersama BWS Sumatera V dan instansi terkait akan melakukan kajian teknis secara menyeluruh guna merumuskan solusi yang lebih efektif dalam mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada karena potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi. Warga diminta mengikuti arahan pemerintah dan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan bersama. Zigo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, sementara koordinasi lintas instansi akan terus diperkuat agar penanganan banjir berlangsung cepat, tepat, dan efektif.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update