Notification

×

Iklan

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles

Senin, 31 Agustus 2026 | 23:54 WIB Last Updated 2026-08-31T16:54:00Z

Tim SAR gabungan melakukan pencarian WNA asal Polandia

Jakarta, Rakyatterkini.com – Seorang warga negara asing (WNA) asal Polandia dilaporkan hilang setelah diduga terseret arus ketika berenang di Pantai Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali, Minggu (30/8/2026).

Korban diketahui bernama Mahcin Dawid (37). Hingga Senin (31/8/2026) sore, keberadaannya belum ditemukan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dengan menyisir kawasan laut dan daratan di sekitar pantai.

Peristiwa tersebut bermula ketika Mahcin datang ke Pantai Tembles dan bertemu seorang temannya. Setelah itu, korban memilih untuk berenang seorang diri. Namun, sekitar satu jam berlalu dan korban tidak juga kembali ke lokasi semula.

Teman korban yang khawatir kemudian meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada petugas pencarian dan pertolongan.

Pengelola Yoga Pantai Tembles, Made Widiartana, menyebut Mahcin bukan orang baru di kawasan tersebut. Menurutnya, korban cukup sering datang untuk melakukan yoga sekaligus berenang.

“Korban sering ke sini, seminggu bisa tiga sampai empat kali,” ujar Made, Senin (31/8/2026).

Polisi menerima laporan mengenai hilangnya korban pada Minggu malam. Pencarian melalui jalur laut baru dilakukan pada Senin pagi.

Operasi pencarian melibatkan personel Pos SAR Jembrana, Polsek Mendoyo, Polres Jembrana, dan Brimob Polda Bali. Petugas melakukan penyisiran di perairan selatan Jembrana menggunakan sarana pencarian yang tersedia. Tim juga menyisir garis pantai melalui jalur darat.

Koordinator Pos SAR Jembrana, Dewa Putu Hendri Gunawan, menjelaskan bahwa korban diduga terbawa arus dari kawasan pinggir pantai menuju laut.

“Dari informasi yang kami terima, korban sedang mandi di sekitar pinggir pantai. Kemungkinan korban terseret arus hingga ke tengah,” katanya.

Mahcin diketahui telah menetap selama beberapa bulan di Jembrana. Ia juga disebut rutin mengikuti aktivitas yoga yang digelar di kawasan Pantai Tembles.

Upaya pencarian tidak berjalan mudah karena kondisi gelombang di sekitar lokasi cukup tinggi. Keadaan tersebut menyulitkan petugas saat menggunakan perahu karet untuk menyisir wilayah laut.

Sampai Senin sore, korban belum berhasil ditemukan. Tim SAR berencana melanjutkan operasi pencarian pada Selasa dengan memperluas wilayah penyisiran untuk menemukan keberadaan korban.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update