Padang, Rakyatterkini.com – Langkah cepat Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, dalam menangani dampak banjir di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mendapat apresiasi dari warga setempat. Respons pemerintah yang segera mengerahkan alat berat untuk memperbaiki tanggul Sungai Batang Guo yang jebol dinilai mampu mempercepat pemulihan kondisi di kawasan terdampak.
Sebanyak tiga unit alat berat kini bekerja di lokasi untuk melakukan normalisasi aliran sungai. Pekerjaan meliputi pembersihan material yang menghambat aliran air serta penutupan kembali tanggul yang rusak akibat banjir. Dengan penanganan tersebut, luapan air yang sebelumnya menggenangi badan jalan mulai surut dan akses transportasi masyarakat kembali dapat digunakan.
Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji, Ardi Nansyah Putra Antoni, mengatakan warga merasakan langsung kehadiran pemerintah dalam masa tanggap darurat. Menurutnya, pengerahan alat berat menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menangani bencana yang kembali melanda wilayah tersebut.
Ardi menjelaskan banjir yang terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB sempat menyebabkan 17 warga terjebak akibat meluapnya Sungai Batang Guo. Beruntung, seluruh korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR tanpa menimbulkan korban jiwa.
Ia juga mengapresiasi kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kota Padang yang dinilai bergerak cepat sejak awal kejadian. Perbaikan tanggul yang kini sedang berlangsung diharapkan mampu mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
Menurut Ardi, lingkungan RT 02 RW 06 merupakan salah satu kawasan yang paling rawan terdampak luapan sungai. Curah hujan tinggi di daerah hulu dapat menyebabkan debit air meningkat dalam waktu singkat sehingga air dengan mudah memasuki permukiman warga.
Ia menyebut setiap kali hujan deras mengguyur kawasan hulu, masyarakat selalu diimbau untuk segera mengungsi demi menghindari risiko yang lebih besar. Warga berharap perbaikan tanggul yang dilakukan saat ini dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi lingkungan mereka.
Hal serupa disampaikan Neli (48), warga yang terdampak banjir. Ia mengaku lega setelah melihat alat berat mulai menutup kembali tanggul yang jebol. Kondisi jalan yang sebelumnya terputus kini perlahan kembali normal sehingga aktivitas masyarakat mulai pulih.
Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung lokasi banjir di Kelurahan Kuranji. Dalam kunjungan tersebut, ia menginstruksikan agar proses normalisasi Sungai Batang Guo segera dilakukan melalui pengerahan alat berat guna mempercepat perbaikan tanggul dan memulihkan akses masyarakat sekaligus meminimalkan potensi banjir susulan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat hingga kini terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang serta instansi terkait untuk mempercepat penyelesaian normalisasi sungai. Upaya tersebut diharapkan dapat mengembalikan aktivitas warga seperti sediakala dan meningkatkan keamanan kawasan dari ancaman banjir berikutnya.(da*)


