Notification

×

Iklan

Speedboat Pengangkut Mangga Terbalik, Penumpang Selamat

Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:06 WIB Last Updated 2026-08-06T07:06:00Z

Tim SAR saat mengevakuasi korban selamat speedboat 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah speedboat bermesin 150 PK yang mengangkut sekitar satu ton buah mangga mengalami kecelakaan laut setelah dihantam gelombang di perairan Manasari, Timika, Papua Tengah, Rabu (5/8/2026). 

Peristiwa itu menyebabkan kapal terbalik, namun penumpang tunggal bernama Parlindungan Simanjuntak berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Parlindungan diketahui berangkat dari Timika menuju Kabupaten Asmat dengan membawa muatan buah mangga. Saat berada di perairan Manasari, speedboat yang dikemudikannya diterjang ombak besar hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.

Menerima laporan kejadian tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Timika segera mengerahkan tim SAR gabungan pada Kamis (6/8/2026) pagi. 

Operasi dipimpin oleh Kepala Subsie Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery, atas arahan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna.

Tim pencarian melibatkan personel Basarnas Timika dengan sejumlah armada, di antaranya RBB bermesin 600 PK, perahu karet bermesin 25 PK, speedboat Papua Star, serta bantuan dari keluarga korban yang ikut melakukan pencarian menggunakan speedboat bermesin 85 PK.

Sekitar pukul 09.00 WIT, korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat di dekat speedboat yang terbalik. Selanjutnya, Parlindungan dievakuasi ke Dermaga Pelabuhan Basarnas Timika sebelum diserahkan kepada keluarganya.

Charles Y. Batlajery mengatakan, setelah korban berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi pencarian dan penyelamatan diusulkan untuk dihentikan.

Ia menjelaskan, operasi SAR dilakukan setelah menerima laporan kecelakaan speedboat yang berlayar dari Timika menuju Asmat dan mengalami kecelakaan akibat diterjang gelombang. Menurutnya, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat bersama kapal yang terbalik.

Basarnas juga mengingatkan seluruh pengguna transportasi laut agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca dan tinggi gelombang sebelum melakukan pelayaran. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di perairan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update