Padang, Rakyatterkini.com – PT Semen Padang terus mendorong penguatan program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengajak 12 Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan mengembangkan program yang mengedepankan prinsip ekonomi sirkular.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan hubungan yang saling mendukung antara pertumbuhan perusahaan dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di sekitar lingkungan perusahaan juga diharapkan memperoleh manfaat dan kesempatan untuk berkembang.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyebut tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan harus dilaksanakan secara optimal. Menurutnya, pelaksanaan program pemberdayaan perlu terus disesuaikan dengan perkembangan kebijakan, termasuk arahan Danantara terkait penguatan ekonomi sirkular.
“Perusahaan harus tumbuh bersama perekonomian masyarakat di lingkungan sekitarnya. Tidak hanya perusahaan yang berkembang, tetapi UMKM dan berbagai usaha masyarakat juga diharapkan dapat tumbuh bersama perusahaan,” ujar Win saat menutup Sidang Pleno Perubahan dan Pengesahan Revisi AD/ART Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan di Bukittinggi, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manih, lurah serta ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di wilayah Lubuk Kilangan dan Limau Manih. Perwakilan dari Kelurahan Pampangan beserta Ketua LPM setempat juga turut hadir.
Win mengatakan penerapan ekonomi sirkular merupakan bagian penting dalam membangun pertumbuhan yang berkelanjutan. Konsep tersebut memungkinkan pemanfaatan sumber daya secara lebih efisien sekaligus membuka peluang penciptaan nilai ekonomi baru yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas.
Atas dasar itu, Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan diminta mampu mengadaptasi prinsip ekonomi sirkular sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah. Program yang disusun diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian masalah sesaat, tetapi juga mendorong terbentuknya kemandirian ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami mengajak seluruh Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan untuk bersama-sama menyiapkan program agar perekonomian masyarakat dapat tumbuh sesuai dengan harapan perusahaan dan arahan Danantara,” katanya.
Mengenai revisi AD/ART, Win menjelaskan bahwa pembaruan tersebut diperlukan untuk memperkuat sistem tata kelola organisasi sekaligus menyesuaikannya dengan dinamika dan kebutuhan program pemberdayaan masyarakat.
Melalui AD/ART yang telah diperbarui, pembagian tugas, tanggung jawab, hingga mekanisme kerja Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan diharapkan menjadi lebih jelas. Dengan demikian, penyusunan maupun pelaksanaan program dapat dilakukan secara terencana, transparan, efektif, serta berkelanjutan.
Program yang dirancang juga diharapkan mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat sekaligus memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar.
Sementara itu, Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman meminta seluruh Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan menjadikan AD/ART yang telah disahkan sebagai pedoman utama dalam menjalankan kegiatan. Menurutnya, keberadaan aturan organisasi penting untuk memastikan setiap program memiliki arah serta sasaran yang jelas.
Ia berharap seluruh forum dapat menjalankan ketentuan AD/ART secara konsisten sehingga kegiatan pemberdayaan dapat terlaksana dengan tertib dan tepat sasaran.
“Dengan demikian, setiap program yang disusun dapat berjalan lebih tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di Kecamatan Lubuk Kilangan, termasuk Pauh dan Pampangan,” ujarnya.
Siska juga mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat dan membantu pemerintah menjalankan program pembangunan. Menurutnya, keberadaan perusahaan memberikan manfaat tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam pembangunan sosial serta kepedulian terhadap lingkungan.
Dukungan tersebut dinilai sangat berarti bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Tanpa dukungan PT Semen Padang, masyarakat Lubuk Kilangan, Pauh, dan Kota Padang pada umumnya tentu akan menghadapi kesulitan dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan. PT Semen Padang bukan sekadar perusahaan yang mencari keuntungan, tetapi telah banyak berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan lingkungan,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Padang atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, manfaat tersebut tidak hanya dirasakan warga Lubuk Kilangan, tetapi juga masyarakat Kecamatan Pauh, Kelurahan Pampangan, hingga masyarakat Kota Padang secara umum, termasuk pemerintah daerah.
“Kami berharap PT Semen Padang terus berjaya hingga puluhan tahun mendatang. Karena itu, mari bersama-sama mendukung kinerja perusahaan di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat,” pungkas Siska.(da*)


