Notification

×

Iklan

SAR Hentikan Pencarian Dua Nelayan Jember

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:45 WIB Last Updated 2026-08-27T07:45:00Z

Pencarian dua nelayan hilang dalam kecelakaan KLM Pantes dihentikan.

Jakarta, Rakyatterkini.com  – Upaya pencarian dua nelayan yang hilang setelah kecelakaan Kapal Layar Motor (KLM) Pantes di perairan Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Jawa Timur, resmi dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari. Tim SAR gabungan menilai pencarian tidak lagi efektif karena belum ditemukan petunjuk baru mengenai keberadaan kedua korban.

Kedua nelayan yang masih dinyatakan hilang adalah Mujai (58) dan Samsul (45), warga Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Jember. Keduanya menjadi korban dalam kecelakaan KLM Pantes di wilayah perairan tersebut.

Pada hari terakhir pencarian, personel SAR kembali melakukan penyisiran di laut maupun sepanjang garis pantai. Tim dibagi untuk menjangkau sejumlah lokasi yang diperkirakan menjadi titik keberadaan korban.

Penyisiran laut dilakukan dengan menggunakan jukung milik nelayan. Sementara itu, personel lainnya menyisir wilayah pesisir dari Paseban hingga kawasan Maleman. Namun, sampai pencarian berakhir pada malam hari, tidak ada tanda-tanda yang mengarah pada keberadaan Mujai dan Samsul.

Setelah seluruh upaya dilakukan, tim SAR bersama keluarga korban menggelar evaluasi. Dari hasil evaluasi tersebut, belum diperoleh informasi tambahan ataupun petunjuk yang dapat membantu menemukan kedua nelayan.

Jefrianzah dari Tim SAR mengatakan, pencarian melibatkan berbagai unsur dan dilakukan dengan mengerahkan sejumlah tim di lapangan.

Menurutnya, dua tim telah diturunkan untuk melakukan pencarian sekaligus penyisiran di area yang telah ditentukan.

Setelah memasuki hari ketujuh, operasi pencarian kemudian dihentikan karena dinilai tidak efektif untuk diteruskan. Lamanya proses pencarian serta semakin luasnya wilayah penyisiran menjadi pertimbangan, terlebih belum ada petunjuk baru yang ditemukan.

Meski operasi resmi ditutup, peluang pencarian terhadap kedua nelayan masih tetap terbuka. Tim SAR dapat kembali melakukan pencarian apabila nantinya muncul informasi atau petunjuk baru yang berkaitan dengan keberadaan Mujai dan Samsul.

Operasi SAR juga dapat dibuka kembali untuk pencarian dan evakuasi apabila terdapat informasi yang dinilai memiliki kemungkinan membantu menemukan kedua korban.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update