Notification

×

Iklan

Penumpang KA Sumbar Tembus 8.181 Orang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 09:16 WIB Last Updated 2026-08-28T02:16:00Z

Suasana penumpang kereta api di Stasiun Padang. 

Padang, Rakyatterkini.com – Minat masyarakat Sumatera Barat menggunakan layanan kereta api meningkat pada libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, yang berlangsung pada 25 Agustus 2026.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat sebanyak 8.181 pelanggan menggunakan berbagai layanan perjalanan kereta api pada momentum tersebut. Jumlah itu setara sekitar 105 persen dibandingkan kapasitas tempat duduk yang tersedia dalam satu hari, yakni 7.792 kursi.

Tingginya jumlah pengguna menunjukkan kereta api semakin diminati sebagai sarana transportasi masyarakat. Moda ini digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari bersilaturahmi, berwisata, hingga menunjang kebutuhan mobilitas selama masa libur.

Dari sejumlah layanan yang beroperasi, KA Pariaman Ekspres mencatat jumlah pelanggan paling banyak, yakni 5.296 orang. Angka tersebut mencapai 125 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia, yaitu 4.240 kursi.

KAI menjelaskan, persentase di atas 100 persen tersebut bukan berarti jumlah penumpang dalam satu perjalanan melebihi kapasitas kereta. Angka itu diperoleh dari perbandingan total akumulasi pelanggan dengan keseluruhan kapasitas kursi dari seluruh perjalanan KA Pariaman Ekspres selama satu hari.

Dengan demikian, pelanggan tersebar dalam beberapa perjalanan yang memiliki jadwal keberangkatan berbeda. Tingginya jumlah pengguna juga memperlihatkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan KA Pariaman Ekspres pada rute Pauh Lima–Naras, terutama untuk menunjang perjalanan menuju Pariaman dan daerah sekitarnya.

Selain KA Pariaman Ekspres, KA Lembah Anai tercatat melayani 1.417 pelanggan. Sementara itu, jumlah pelanggan KA Minangkabau Ekspres mencapai 1.468 orang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menilai tingginya penggunaan kereta api saat peringatan Maulid Nabi menjadi sinyal positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, tingginya minat terhadap KA Pariaman Ekspres maupun kereta api lainnya menjadi dorongan bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

“Antusiasme masyarakat menggunakan KA Pariaman Ekspres maupun layanan kereta api lainnya menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan. Capaian ini tentunya menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” kata Reza.

Stasiun Padang Paling Banyak Melayani Keberangkatan

Tingginya aktivitas perjalanan selama libur Maulid Nabi juga tercermin dari jumlah pelanggan di sejumlah stasiun yang berada dalam wilayah operasional KAI Divre II Sumbar.

Untuk keberangkatan, Stasiun Padang mencatat jumlah pelanggan tertinggi dengan 2.330 orang. Berikutnya adalah Stasiun Pariaman sebanyak 1.334 pelanggan, Stasiun BIM 721 pelanggan, Stasiun Air Tawar 678 pelanggan, serta Stasiun Lubuk Alung sebanyak 445 pelanggan.

Sementara dari sisi kedatangan, Stasiun Padang kembali menjadi stasiun dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni 2.242 orang. Kemudian Stasiun Pariaman mencatat 1.441 pelanggan, Stasiun Air Tawar 995 pelanggan, Stasiun BIM 664 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung 423 pelanggan.

Data tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan kereta api di Sumbar memiliki beragam pola perjalanan. Selain untuk perjalanan antarkota, kereta api juga dimanfaatkan masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, bersekolah, serta kegiatan ekonomi dan sosial.

Untuk perjalanan antarkota, layanan kereta api membantu menghubungkan sejumlah kawasan, mulai dari Padang, Pariaman, Lubuk Alung dan sekitarnya, hingga Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Kebutuhan pelanggan juga berbeda berdasarkan jenis perjalanan. Pengguna kereta untuk aktivitas harian umumnya membutuhkan jadwal yang tepat waktu, akses yang mudah, serta frekuensi perjalanan yang memadai.

Sedangkan bagi penumpang antarkota, aspek konektivitas antarwilayah, kenyamanan, serta kemudahan akses menuju pusat aktivitas, destinasi wisata dan simpul transportasi menjadi faktor penting dalam memilih layanan kereta api.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update