Notification

×

Iklan

Pemko Padang Perkuat Sinergi Sukseskan Program MBG

Kamis, 06 Agustus 2026 | 05:49 WIB Last Updated 2026-08-05T23:10:51Z

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, bersama jajaran Dewan Pengurus Daerah (DPD) APPMBGI

Padang, Rakyatterkini.com - Pemko Padang terus memperkuat dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari program prioritas nasional. 

Salah satu upaya yang dilakukan ialah menjalin kerja sama dengan Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) Sumatera Barat guna meningkatkan kualitas layanan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus memastikan keberlangsungan program di Kota Padang.

Kolaborasi tersebut tidak hanya difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi bagi para penerima manfaat, tetapi juga diarahkan untuk memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Melalui program ini, Pemko Padang ingin melibatkan pelaku UMKM, petani, nelayan, hingga peternak sebagai bagian dari rantai pasok bahan pangan.

Komitmen itu ditegaskan dalam pertemuan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir dengan jajaran Dewan Pengurus Daerah (DPD) APPMBGI Sumatera Barat di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (4/8/2026).

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Sri Kurniayati, Kepala Dinas Perdagangan Fizlan Setiawan, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Alfiadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Teddy Antonius, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta, serta Kepala Dinas Pertanian Yoice Yuliani. Dari pihak APPMBGI Sumbar hadir Ketua M. Sayuti beserta jajaran pengurus.

Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir menekankan pentingnya pengawasan terhadap operasional SPPG, mulai dari kebersihan, keamanan pangan, hingga penerapan standar rantai pasok yang baik.

Menurutnya, Program MBG merupakan kebijakan strategis pemerintah yang membutuhkan dukungan seluruh pihak agar penyaluran makanan bergizi kepada anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya dapat berlangsung dengan kualitas yang terjaga.

Ia juga menilai keterlibatan pelaku ekonomi lokal menjadi faktor penting agar manfaat ekonomi dari program tersebut dapat dirasakan secara luas. Karena itu, pasar tradisional, UMKM, petani, nelayan, dan peternak diharapkan dapat menjadi bagian dari jaringan pemasok bahan pangan untuk Program MBG.

Selain memperkuat kualitas layanan, Pemerintah Kota Padang menargetkan seluruh SPPG di daerah itu mampu menjadi contoh terbaik, sejalan dengan visi menjadikan Padang sebagai kota sehat, kota pintar, serta mendukung Program Unggulan (Progul) Padang Juara.

Maigus mengungkapkan, hingga awal Agustus 2026 sebanyak 72 SPPG telah beroperasi atau sekitar 75 persen dari target 96 unit. Pemko optimistis seluruh target tersebut dapat tercapai secara bertahap sebelum akhir tahun 2026 dengan evaluasi berkala melalui koordinasi lintas instansi.

Sementara itu, Ketua DPD APPMBGI Sumatera Barat, M. Sayuti, menyatakan organisasinya siap menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Padang dalam membangun sistem distribusi pangan yang transparan, efisien, dan berkelanjutan.

Ia berharap Kota Padang dapat menjadi daerah percontohan dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis, tidak hanya di Sumatera Barat tetapi juga di tingkat nasional. Untuk mendukung hal tersebut, APPMBGI mengusulkan adanya nota kesepahaman (MoU) dengan Pemko Padang agar pembagian tugas, target, dan tanggung jawab seluruh pihak dapat diatur secara jelas.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan APPMBGI, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha dan sektor pertanian, perikanan, serta peternakan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update