Notification

×

Iklan

Pemko Padang Gelar Nikah Massal Jilid II

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:22 WIB Last Updated 2026-08-27T19:35:26Z

Pemko Padang bersama Kemenag menggelar kegiatan Nikah Masal Jilid II

Padang, Rakyatterkini.com  – Pemerintah Kota Padang bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Padang kembali mengadakan program Nikah Massal Jilid II yang diikuti puluhan pasangan. Kegiatan berlangsung di Masjid Agung Nurul Iman, Kamis (27/8/2026), dengan memfasilitasi 21 pasangan untuk melangsungkan akad nikah secara resmi.

Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi Kota Padang ke-357.

Acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah. Wali Kota Padang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Feri Mulyani Hamid. Turut hadir Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sumatera Barat Yosef Chairul, Kepala Kemenag Kota Padang Yasril, Kepala Disdukcapil Kota Padang Ances Kurniawan, serta perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Padang.

Dalam sambutannya, Feri Mulyani Hamid mengapresiasi kerja sama antara Pemko Padang dan Kemenag yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Menurutnya, program ini bukan hanya membantu masyarakat melaksanakan akad nikah, tetapi juga memastikan pasangan memperoleh kepastian hukum dan pengakuan secara agama.

Ia menjelaskan, seluruh peserta telah melalui tahapan administrasi dan pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti prosesi pernikahan. Persyaratan tersebut meliputi verifikasi usia, domisili di Kota Padang, pemeriksaan kesehatan, hingga pembekalan bagi calon pengantin di puskesmas.

Selain prosesi akad nikah, peserta juga langsung mendapatkan layanan administrasi kependudukan. Disdukcapil Kota Padang menerbitkan Kartu Keluarga (KK) baru yang mencantumkan status pasangan sebagai suami istri dalam satu keluarga.

Feri juga berpesan kepada pasangan yang baru menikah agar menjaga keharmonisan rumah tangga serta membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Ia turut mengajak mereka aktif mengikuti program keagamaan daerah, seperti Smart Surau dan Subuh Mubarakah, sebagai bagian dari pembinaan keluarga.

Sementara itu, Yosef Chairul menyebut minat masyarakat mengikuti nikah massal terus meningkat. Jika pada pelaksanaan tahun lalu terdapat 14 pasangan, tahun ini tercatat 22 pasangan mendaftar. Namun, hanya 21 pasangan yang dapat mengikuti prosesi karena satu pasangan berhalangan hadir akibat sakit.

Menurut Yosef, pelaksanaan Nikah Massal Jilid II menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang memudahkan masyarakat, sekaligus memastikan setiap pasangan memperoleh hak administratif dan legalitas pernikahan secara sah di mata negara maupun agama.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update