Padang Panjang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Kesehatan mengadakan Lomba Balita Sehat yang melibatkan 32 anak dari 16 kelurahan. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Mifan, Selasa (4/8/2026), sebagai rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Ajang ini digelar untuk memantau kondisi kesehatan, kecukupan gizi, serta perkembangan anak sejak usia dini. Dinas Kesehatan bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Padang Panjang dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Peserta lomba dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan usia, yakni kategori 6–23 bulan dan 24–59 bulan. Selama proses pemeriksaan, masing-masing balita didampingi oleh orang tua atau pendamping.
Tim penilai kemudian melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kesehatan, status gizi, serta aspek tumbuh kembang anak sesuai dengan kategori usia masing-masing.
Dorong Peran Keluarga dalam Menjaga Kesehatan Anak
Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri Arnis, menyampaikan bahwa Lomba Balita Sehat merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam menciptakan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan agar semakin banyak balita yang ikut serta dan mendapatkan manfaat dari program pemantauan kesehatan.
Maria juga mengingatkan para orang tua untuk rutin memperhatikan perkembangan anak. Menurutnya, pemeriksaan secara berkala dapat membantu mendeteksi lebih cepat apabila terdapat gangguan kesehatan maupun hambatan tumbuh kembang, sehingga dapat segera ditangani.
Lomba Balita Sehat Jadi Media Edukasi Kesehatan
Selain menjadi kompetisi, kegiatan ini juga dimanfaatkan Dinas Kesehatan sebagai wadah edukasi bagi keluarga. Peserta dan orang tua diberikan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi, imunisasi, pemeriksaan kesehatan rutin, serta pemberian stimulasi untuk mendukung perkembangan anak.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang, Sonya Themiarto, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar mencari pemenang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memastikan setiap balita mendapatkan pemantauan kesehatan secara maksimal.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan tumbuh kembang balita berjalan dengan baik serta mendapatkan perhatian yang optimal,” ujarnya.
Sonya menuturkan, keluarga memiliki peran utama dalam mendukung perkembangan anak. Oleh sebab itu, orang tua perlu memastikan kebutuhan gizi terpenuhi, imunisasi lengkap, melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, serta memberikan stimulasi sesuai usia anak.
Dalam proses penilaian, tim juri yang terdiri dari dokter umum, dokter gigi, dokter gizi, dan bidan puskesmas melakukan evaluasi terhadap setiap peserta. Penilaian meliputi kondisi kesehatan, status gizi, serta perkembangan anak sesuai tahapan usianya.
Melalui Lomba Balita Sehat tersebut, Pemerintah Kota Padang Panjang berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan dan perkembangan anak sejak dini semakin meningkat.(da*)


