Jakarta, Rakyatterkini.com – Kondisi kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau, menunjukkan perbaikan pada Kamis (27/8/2026) pagi. Berdasarkan hasil pemantauan pukul 06.00 WIB, konsentrasi partikulat halus PM2.5 tercatat 42,7 mikrogram per meter kubik (µg/m³), sehingga masuk kategori sedang.
Perbaikan tersebut terjadi setelah dalam beberapa hari sebelumnya kadar PM2.5 di Pekanbaru sempat mencapai tingkat tidak sehat hingga berbahaya. Hujan gerimis yang turun di sejumlah kawasan juga turut membantu memperbaiki kondisi udara.
Selain kualitas udara, jumlah titik panas atau hotspot di Riau juga mengalami penurunan. Data pemantauan hingga Rabu (26/8/2026) pukul 23.00 WIB menunjukkan terdapat 69 hotspot di Riau, turun cukup signifikan dibandingkan sebelumnya yang mencapai 223 titik. Secara keseluruhan, Sumatera masih mencatat 1.741 titik panas.
Di Riau, hotspot tersebar di lima kabupaten. Indragiri Hilir menjadi daerah dengan jumlah terbanyak, yakni 22 titik. Berikutnya Pelalawan dengan 21 titik dan Indragiri Hulu sebanyak 16 titik. Sementara Siak memiliki delapan titik panas dan Kuantan Singingi dua titik.
Sumatera Selatan masih menjadi provinsi dengan hotspot terbanyak di Pulau Sumatera, mencapai 1.090 titik. Setelah itu terdapat Kepulauan Bangka Belitung dengan 264 titik, Lampung 155 titik, Aceh 91 titik, serta Jambi sebanyak 51 titik.
Forecaster on Duty BMKG, Yasir P, mengatakan angin di wilayah Riau diperkirakan bergerak dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan sekitar 10–30 kilometer per jam.
Dari sisi cuaca, wilayah Riau diprediksi mengalami kondisi berkabut hingga berawan pada pagi dan malam hari. Sementara siang sampai sore, cuaca cenderung cerah berawan dengan kondisi udara yang masih tampak kabur.
Suhu udara diperkirakan berada pada kisaran 23–34 derajat Celsius, sedangkan tingkat kelembapan berkisar antara 50–98 persen.
Untuk wilayah perairan Riau, BMKG memperkirakan tinggi gelombang antara 0,5 hingga 1,25 meter dan masih tergolong rendah.
Hujan ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di sejumlah daerah. Pada pagi hari, hujan diperkirakan mengguyur sebagian Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi.
Pada siang hingga sore, potensi hujan meluas ke sebagian wilayah Rokan Hulu, Kampar, dan Kuantan Singingi. Sedangkan pada malam hingga dini hari, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Kuantan Singingi, Pelalawan, Bengkalis, Siak, serta Kota Pekanbaru.
BMKG juga mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Kondisi tersebut berpotensi terjadi di sebagian Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Pekanbaru pada sore, malam, hingga dini hari.
Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara, khususnya mereka yang berada di daerah yang masih terdapat titik panas. Hujan yang turun di sejumlah wilayah diharapkan dapat membantu mengurangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Namun, efektivitasnya tetap dipengaruhi oleh intensitas dan luas sebaran hujan di lapangan.(da*)


