Notification

×

Iklan

Korban Banjir Bandang Nepal dan China Capai 676 Orang, Ribuan Masih Hilang

Minggu, 30 Agustus 2026 | 06:55 WIB Last Updated 2026-08-29T23:56:01Z

Jumlah korban tewas akibat banjir bandang di Nepal dan China bertambah menjadi 676 orang

Jakarta, Rakyatterkini.com – Bencana banjir bandang yang melanda Nepal dan China menelan korban jiwa dalam jumlah besar. Hingga Sabtu (29/8/2026) malam waktu setempat, atau tiga hari setelah kejadian, tercatat sebanyak 676 orang meninggal dunia berdasarkan laporan resmi otoritas penanggulangan bencana kedua negara.

Di tengah proses pencarian, tim penyelamat dilaporkan telah mengevakuasi sedikitnya 3.700 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 350 orang merupakan pekerja proyek pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang sempat terjebak di dalam terowongan.

Selain korban meninggal, sedikitnya 219 orang mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Otoritas Nepal melalui NDRRMA menyebut lebih dari 18.700 personel penyelamat telah diterjunkan dalam operasi pencarian dan evakuasi. Petugas terus berpacu dengan waktu untuk menemukan warga yang kemungkinan masih terperangkap di sejumlah terowongan proyek PLTA, terutama karena waktu sejak bencana terjadi telah mencapai 72 jam.

Jumlah orang yang masih dinyatakan hilang di Nepal dan China kini mendekati 3.000 orang. Angka tersebut masih dapat berubah karena sebagian korban yang sebelumnya masuk daftar pencarian telah berhasil ditemukan, sementara laporan kehilangan baru terus diterima dari keluarga maupun pihak lainnya.

Di Nepal, NDRRMA mencatat 2.426 orang masih hilang, sedangkan jumlah korban meninggal mencapai 669 orang. Sementara itu, otoritas China melaporkan sedikitnya 550 orang belum ditemukan dan tujuh orang dinyatakan meninggal dunia.

Sebelumnya, lebih dari 700 warga negara asing dikabarkan hilang akibat bencana di kedua negara tersebut. Namun, berdasarkan perkembangan terbaru NDRRMA, sebanyak 260 orang di antaranya telah berhasil ditemukan dalam keadaan selamat.

Khusus di Nepal, Dewan Pariwisata Nepal mencatat 261 warga asing telah dievakuasi. Meski demikian, sebanyak 320 warga asing lainnya masih belum diketahui keberadaannya.

Dewan Pariwisata Nepal juga merinci sejumlah warga asing yang telah diselamatkan. Mereka berasal dari Belgia satu orang, Bulgaria satu, China 40, Jerman lima, India 167, Italia dua, Malta empat, Oman satu, Portugal satu, Rusia dua, Spanyol dua, Swiss dua, Turki dua, Ukraina delapan, dan Amerika Serikat dua orang.

Selain itu, terdapat 21 warga asing yang telah ditemukan tetapi identitas kewarganegaraannya masih belum diketahui.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update
-->