Notification

×

Iklan

KKP Salurkan Bantuan Pemulihan Perikanan di Padang Pariaman

Senin, 03 Agustus 2026 | 19:47 WIB Last Updated 2026-08-03T12:47:00Z

Bantuan Excavator dan Benih Ikan Dorong Pemulihan Perikanan

Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mempercepat pemulihan sektor perikanan budidaya yang terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat. 

Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan menyalurkan berbagai bantuan rehabilitasi kepada pelaku usaha perikanan di Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (1/8/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal KKP, Andy Artha Donny Oktopura, usai menghadiri kegiatan Barefoot Running Padang Pariaman 2026 yang berlangsung di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih, Pantai Katapiang. 

Sebagai bentuk dukungan terhadap percepatan pemulihan kawasan perikanan yang terdampak banjir, KKP menyerahkan satu unit excavator. Alat berat tersebut akan dimanfaatkan untuk memperbaiki kolam budidaya, saluran irigasi, serta akses jalan produksi milik para pembudidaya ikan.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan rekonstruksi sektor perikanan yang dijalankan KKP bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah kabupaten/kota yang terdampak bencana.

Selain itu, KKP juga menyalurkan 15.000 ekor benih ikan mas dan 450 kilogram pakan ikan kepada Keramba Pondok Pesantren Madrasatul Ulum di Nagari Balah Aie Utara. Lokasi budidaya tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir yang melanda kawasan tersebut.

Andy Artha Donny Oktopura menegaskan pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan kembali infrastruktur, tetapi juga harus mampu menggerakkan kembali roda perekonomian masyarakat.

Menurutnya, rehabilitasi tambak dan kolam budidaya harus dapat mengembalikan produktivitas masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Karena itu, proses perencanaan hingga pelaksanaan rehabilitasi dilakukan secara terpadu melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ia menyebutkan, KKP bersama Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Sumatera Barat menargetkan sebanyak 174 hektare dari total 217 hektare kolam budidaya ikan air tawar yang terdampak bencana dapat kembali beroperasi hingga September 2026.

Untuk Kabupaten Padang Pariaman sendiri, seluruh kolam budidaya seluas 15,6 hektare yang mengalami kerusakan ringan ditargetkan pulih sepenuhnya dan kembali beroperasi pada September 2026. 

Target tersebut didukung melalui bantuan benih ikan, pakan, alat berat, serta dukungan operasional dari pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyambut positif bantuan yang diberikan KKP. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat kebangkitan usaha para pembudidaya ikan, mendorong pemulihan ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan hasil produksi perikanan budidaya. (suger)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update