Notification

×

Iklan

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 900 Meter

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:48 WIB Last Updated 2026-08-28T15:48:00Z

Gunung Semeru

Jakarta, Rakyatterkini.com – Gunung Semeru yang berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Jumat (28/8/2026) malam. Letusan terjadi sekitar pukul 19.55 WIB dengan kolom abu vulkanik terpantau mencapai sekitar 900 meter di atas puncak.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, Sigit Rian Alfian, melaporkan kolom erupsi berada pada ketinggian sekitar 4.376 meter di atas permukaan laut. Abu yang keluar dari kawah tampak berwarna putih hingga kelabu dengan kondisi cukup tebal.

Material abu vulkanik terpantau bergerak ke arah timur laut dan timur. Aktivitas erupsi tersebut tercatat pada seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan berlangsung selama 113 detik.

Badan Geologi menyebut erupsi terjadi pada pukul 19.55 WIB dengan tinggi kolom abu sekitar 900 meter dari atas puncak atau sekitar 4.276 meter di atas permukaan laut. Saat laporan tersebut dibuat, aktivitas erupsi masih berlangsung.

Hingga saat ini belum terdapat laporan mengenai dampak erupsi terhadap permukiman ataupun kegiatan masyarakat. Warga di sekitar Gunung Semeru diimbau mematuhi seluruh arahan dan rekomendasi yang dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

PVMBG meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara Gunung Semeru, khususnya sepanjang Besuk Kobokan, hingga radius 13 kilometer dari puncak atau titik erupsi.

Masyarakat yang berada di luar kawasan tersebut juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepian sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Wilayah ini dinilai berisiko terdampak perluasan awan panas serta aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 17 kilometer dari puncak.

Selain itu, aktivitas masyarakat juga dilarang dalam radius lima kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru karena kawasan tersebut memiliki potensi terdampak lontaran batu pijar.

PVMBG turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya awan panas, guguran lava, maupun lahar di sepanjang sungai dan lembah yang berhulu di kawasan puncak Semeru.

Kewaspadaan khusus diperlukan di sejumlah aliran sungai, antara lain Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update