Notification

×

Iklan

GMR Siap Perluas Investasi Bandara di Indonesia

Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:28 WIB Last Updated 2026-08-04T08:29:09Z

GMR Ikut Perkuat Hubungan Ekonomi India-Indonesia

Jakarta, Rakyatterkini.com - Hubungan ekonomi antara Indonesia dan India terus menunjukkan perkembangan positif dengan dukungan dari berbagai kalangan, tidak hanya pemerintah tetapi juga sektor swasta. 

Setelah Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri India, Narendra Modi, saling melakukan kunjungan kenegaraan yang menghasilkan sejumlah kesepakatan kerja sama, perusahaan-perusahaan dari kedua negara juga semakin aktif memperkuat kemitraan.

Salah satu perusahaan yang menunjukkan komitmennya adalah GMR, operator bandara asal India yang telah berinvestasi di Indonesia sejak 2021. Perusahaan tersebut menyatakan kesiapan untuk memperluas investasi di Tanah Air, sejalan dengan posisi Indonesia sebagai mitra strategis India di kawasan ASEAN.

Business Chairman International Airports and Energy GMR, Srinivas Bommidala, mengatakan Indonesia memiliki arti penting bagi perusahaan dalam pengembangan jaringan bisnis penerbangan internasional. Menurutnya, hubungan Indonesia dan India telah terjalin selama berabad-abad, bahkan jauh sebelum kedua negara berdiri sebagai negara modern.

"Indonesia merupakan mitra strategis India di ASEAN. Karena itu kami berkomitmen memperluas investasi di negara tersebut," ujar Bommidala dalam keterangan tertulis saat peresmian Bandara Internasional Bhogapuram di Andhra Pradesh, Sabtu (1/8/2026).

Ia menjelaskan, investasi GMR di Bandara Internasional Kualanamu, Medan, menjadi langkah awal yang akan terus dikembangkan. Perusahaan menilai Indonesia memiliki peran penting dalam mewujudkan visi membangun platform penerbangan internasional yang terintegrasi.

Selain di Indonesia, GMR juga memperluas bisnisnya ke sejumlah negara seperti Filipina dan Yunani melalui berbagai aksi korporasi di sektor kebandarudaraan.

Dalam beberapa tahun terakhir, GMR terlibat dalam peningkatan operasional sejumlah bandara. Proyek terbaru perusahaan adalah pembangunan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju di Bhogapuram, India, yang diresmikan langsung oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Direktur Eksekutif sekaligus Kepala Inovasi GMR, SGK Kishore, menjelaskan bahwa bandara tersebut dibangun sebagai bandara greenfield, yakni dibangun dari awal lengkap dengan infrastruktur pendukung seperti akses jalan. Proyek itu diselesaikan dalam waktu sekitar dua tahun lima bulan dan diproyeksikan menjadi salah satu pintu gerbang penting yang menghubungkan kawasan Asia Selatan dengan Asia Tenggara.

Saat ini, GMR mengelola dan terlibat dalam operasional sembilan bandara dengan total rata-rata sekitar 121 juta penumpang setiap tahun. Selain mengembangkan Bandara Internasional Kualanamu bersama PT Angkasa Pura Indonesia, perusahaan juga berpartisipasi dalam pengembangan Bandara Heraklion di Pulau Kreta, Yunani, serta memberikan layanan konsultasi teknis untuk Bandara Internasional Mactan-Cebu di Filipina. Portofolio tersebut menempatkan GMR sebagai salah satu operator bandara terbesar di dunia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update