Notification

×

Iklan

Fadly Amran Kerahkan OPD Evakuasi Korban Banjir Padang

Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:45 WIB Last Updated 2026-08-04T03:45:00Z

Tim penyelamat gabungan mengevakuasi warga Kota Padang

Padang, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengerahkan seluruh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terlibat langsung dalam penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah pada Senin (3/8/2026). Sekretaris Daerah (Sekda) bersama para kepala OPD ditugaskan turun ke lapangan membantu proses evakuasi warga di 15 lokasi terdampak.

Untuk mempercepat penanganan di kawasan yang mengalami kondisi paling parah, Pemko Padang membagi tim tanggap darurat ke sejumlah titik banjir. Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin langsung proses evakuasi di kawasan Guo, Kuranji, sedangkan Wakil Wali Kota Maigus Nasir mengoordinasikan penanganan banjir di Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo.

Sementara itu, Sekda Kota Padang Raju Minropa bersama Kepala Dinas Kominfo Tommy TRD memimpin tim evakuasi yang bergerak di kawasan Jalan By Pass hingga sekitar Kompleks Balai Kota Padang.

Dalam penanganan bencana tersebut, BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang juga bersinergi dengan personel TNI, Polri, Kelompok Siaga Bencana (KSB), serta sejumlah organisasi kemanusiaan untuk melakukan penyisiran di wilayah yang terdampak banjir cukup parah. Beberapa kawasan yang menjadi fokus penanganan meliputi Kecamatan Koto Tangah, Pauh, Kuranji, Bungus Teluk Kabung, dan Padang Selatan.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, pengerahan seluruh unsur pemerintah daerah dilakukan untuk mempercepat penyelamatan masyarakat, terutama warga yang berada di lokasi dengan kondisi darurat.

"Kami meminta seluruh pimpinan perangkat daerah membantu proses evakuasi di wilayah terdekat masing-masing, sekaligus mendukung BPBD dan Damkar yang menangani titik-titik paling membutuhkan pertolongan," ujar Fadly.

Menurutnya, langkah cepat tersebut mulai menunjukkan hasil. Salah satu keberhasilan evakuasi dilakukan oleh tim yang dipimpin Sekda Kota Padang, yang berhasil menyelamatkan sejumlah ibu hamil di kawasan belakang Rumah Sakit Siti Rahmah.

Di lokasi lain, petugas Damkar masih terus melakukan evakuasi terhadap warga di kawasan Parak Jambu. Para camat juga diperintahkan untuk segera melakukan pendataan terhadap kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak banjir.

Untuk memenuhi kebutuhan warga, Dinas Sosial bersama Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah mendirikan dapur umum dengan kapasitas awal sekitar 200 hingga 500 bungkus makanan siap saji. Selain makanan, pemerintah juga menyiapkan bantuan berupa selimut, pakaian layak pakai, tenda pengungsian, serta terpal.

Fadly Amran menyebutkan, Pemko Padang juga telah menyiapkan tambahan sekitar 1.200 nasi bungkus yang akan segera dibagikan kepada warga terdampak pada malam hari.

Sebagai pusat koordinasi penanganan banjir, Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang kini difungsikan sebagai Posko Tanggap Darurat Bencana Banjir Kota Padang.

Hingga berita ini disusun, hujan masih mengguyur sejumlah wilayah Kota Padang. Masyarakat, terutama yang berada di kawasan rawan banjir, diminta tetap meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas di lapangan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update