Notification

×

Iklan

Dangau Studio Hadirkan Live Painting di Batu Busuak, Ajak Talenta Muda Berkarya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 03:21 WIB Last Updated 2026-08-28T21:51:18Z

Ajak Talenta Muda Berkarya di Kawasan Pascagalodo

Padang, Rakyatterkini.com  – Dangau Studio kembali membuka ruang kreativitas bagi generasi muda melalui kegiatan Dangau Live Painting (DLP) yang digelar di kawasan Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 18.00 WIB tersebut menjadi wadah bagi para pegiat seni dan industri kreatif untuk menuangkan ide, menghasilkan karya, serta berkolaborasi. Pemilihan Batu Busuak juga memiliki makna tersendiri karena kawasan itu pernah terdampak bencana galodo.

Founder Dangau Studio, Budi Irwandi, hadir bersama tiga talenta muda dari latar belakang kreatif yang berbeda. Mereka adalah Rahmi Syafia Azzahra yang menampilkan karya seni lukis, Auliatul Ihsan dengan karya desain digital, serta Bunga Amelia yang beraktivitas sebagai konten kreator dan penulis.

Budi menjelaskan, kegiatan DLP di Batu Busuak merupakan pelaksanaan keempat sejak program live painting tersebut mulai dijalankan pada awal Agustus 2026.

“Program ini dimulai pada awal Agustus. Pertama kami menggelarnya di Unand, kemudian Sungai Bangek, selanjutnya di kawasan Kota, dan sekarang pelaksanaan keempat berada di Batu Busuak,” kata Budi.

Menurutnya, pelaksanaan kali ini memiliki kesan berbeda karena Batu Busuak sebelumnya pernah menjadi lokasi kegiatan kemanusiaan Sumatera Survive yang dilakukan Dangau Studio.

Kondisi tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi para peserta untuk mengangkat kembali pengalaman mengenai bencana melalui pendekatan seni. Kawasan yang sebelumnya menjadi tempat kegiatan kemanusiaan kini kembali dikunjungi untuk melihatnya dari sudut pandang kreatif.

“DLP kali ini terasa seperti bernostalgia. Tempat kami berkegiatan hari ini sebelumnya juga menjadi lokasi kegiatan kemanusiaan Sumatera Survive. Sekarang kami mencoba menerjemahkan kembali pengalaman tentang bencana itu ke dalam kanvas,” ujarnya.

Budi menambahkan, Dangau Live Painting tidak semata-mata berorientasi pada penciptaan karya seni. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi para talenta muda untuk mengamati lingkungan, menggali pengalaman, serta mengolahnya menjadi karya melalui beragam medium kreatif.

Sementara itu, Auliatul Ihsan mengaku antusias kembali terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut DLP di Batu Busuak menjadi partisipasi keempatnya dalam program yang sama.

“Saya senang bisa kembali mengikuti Dangau Live Painting. Ini sudah keempat kalinya saya ikut. Selain menyalurkan hobi, kegiatan seperti ini juga memberi kesempatan untuk mencoba dan mengeksplorasi hal-hal baru,” tuturnya.

Melalui Dangau Live Painting, Dangau Studio berupaya memperluas ruang bagi anak muda untuk berkarya dan berkolaborasi. Kegiatan tersebut sekaligus menghadirkan karya-karya yang lahir dari interaksi dengan lingkungan serta pengalaman masyarakat di sekitarnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update