Notification

×

Iklan

Cuaca Sumbar Diprediksi Hujan Seharian

Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:17 WIB Last Updated 2026-08-26T07:17:00Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) berpotensi diguyur hujan pada Rabu (26/8/2026), mulai pagi hingga malam. Masyarakat diminta tetap berhati-hati karena kondisi cuaca belakangan ini dapat berubah dengan cepat.

Pada pagi hari, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Kabupaten Solok, Kota Solok, Padang, serta Kepulauan Mentawai. Setelah hujan, beberapa daerah diprediksi mengalami kondisi berawan hingga cerah berawan.

Memasuki siang, peluang hujan kembali meningkat di berbagai wilayah Sumbar. Sijunjung menjadi daerah yang perlu mendapat perhatian karena berpotensi mengalami hujan lebat yang disertai petir. Sementara itu, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Pesisir Selatan diprakirakan masih berada dalam kondisi cerah berawan.

Pada siang hingga sore, cuaca berawan tebal berpotensi menyelimuti Payakumbuh dan Bukittinggi. Dharmasraya, Solok Selatan, serta Pesisir Selatan masih diperkirakan cerah berawan. Daerah lainnya berpeluang mengalami hujan ringan hingga sedang.

Memasuki malam, intensitas hujan diperkirakan mulai berkurang dan sebagian besar wilayah Sumbar akan berada dalam kondisi berawan. Hujan ringan masih berpeluang terjadi di Kepulauan Mentawai, Sijunjung, Kabupaten Solok, dan Dharmasraya.

Suhu udara di Sumbar diperkirakan berada pada rentang 18 hingga 31 derajat Celsius. Suhu terendah diprediksi terjadi di Bukittinggi, sedangkan suhu tertinggi berpotensi terjadi di Dharmasraya dan Lima Puluh Kota. Suhu udara pada malam hari diperkirakan mengalami penurunan.

Kelembapan udara diprediksi berkisar 65 hingga 100 persen, dengan tingkat tertinggi berada di Padang Panjang dan Kota Solok. Sementara itu, angin dengan kecepatan maksimum sekitar 34 kilometer per jam berpotensi terjadi di Kota Padang, disusul Pesisir Selatan 25 kilometer per jam dan Kepulauan Mentawai 24 kilometer per jam.

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diimbau memperhatikan perkembangan cuaca dan mewaspadai kemungkinan hujan lebat, petir, maupun perubahan kondisi atmosfer secara tiba-tiba.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update