Notification

×

Iklan

Bupati Solok Hadiri Pembukaan AOE 2026

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:44 WIB Last Updated 2026-08-28T03:44:00Z

Bupati Jon Firman Pandu, Ny. Nia Jon Firman Pandu (tengah) dan Pejabat lainnya 

Solok, Rakyatterkini.com – Bupati Solok Jon Firman Pandu menghadiri pembukaan APKASI Otonomi Expo (AOE) 2026 yang berlangsung di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya. Pembukaan turut dihadiri Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, sejumlah duta besar dan perwakilan negara sahabat, Gubernur Banten Andra Soni, pengurus APKASI, serta para kepala daerah dari berbagai kabupaten di Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, Jon Firman Pandu hadir dalam dua kapasitas, yakni sebagai Bupati Solok sekaligus Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Kerja Sama Daerah Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI).

Dari Kabupaten Solok, turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Sementara dari jajaran APKASI, pembukaan AOE 2026 dihadiri Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, Ketua Harian APKASI Dadang Supriatna, Sekretaris Jenderal APKASI Joune James Esau Ganda, dan Bendahara Umum APKASI Radityo Egi Pratama.

AOE tahun ini mengusung tema “Menjelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas.” Pameran tersebut menjadi salah satu wadah bagi pemerintah kabupaten untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah, sekaligus membangun peluang kerja sama ekonomi dan investasi.

Keikutsertaan Kabupaten Solok di ajang tersebut diharapkan dapat menjadi sarana memperluas promosi daerah, meningkatkan daya saing produk lokal, serta memperkuat hubungan kerja sama dengan berbagai pihak. Selain itu, kegiatan ini dinilai dapat membuka akses investasi yang berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui AOE 2026, Kabupaten Solok membawa peluang untuk memperkenalkan sejumlah sektor unggulan, mulai dari investasi, pariwisata, perdagangan hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kepada pasar yang lebih luas.

Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan, partisipasi daerah dalam expo berskala nasional tersebut diharapkan mampu memperluas jaringan kemitraan sekaligus menciptakan akses pasar baru bagi produk unggulan Kabupaten Solok.

“APKASI Otonomi Expo menjadi kesempatan bagi Kabupaten Solok untuk memperkenalkan potensi daerah kepada pasar yang lebih luas. Kita ingin potensi investasi, pariwisata, perdagangan dan produk UMKM Kabupaten Solok semakin dikenal dan mampu memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” kata Jon Firman Pandu.

Di kesempatan yang sama, Wamendagri Bima Arya mengingatkan agar AOE tidak sekadar menjadi kegiatan pameran produk dan potensi daerah.

Menurutnya, berbagai potensi yang diperkenalkan dalam expo harus dapat dikembangkan menjadi peluang usaha, proyek nyata, maupun investasi yang benar-benar terealisasi di daerah.

Bima juga meminta pemerintah daerah memahami karakter dan keunggulan masing-masing wilayah, menentukan produk prioritas, meningkatkan nilai tambah, membaca kebutuhan pasar, serta membangun rantai nilai antardaerah.

Selain itu, pemerintah daerah perlu melakukan pengukuran terhadap sejauh mana investasi yang ditawarkan dalam kegiatan expo dapat direalisasikan.

“Expo APKASI ini diharapkan bukan hanya menjadi pameran kabupaten saja, tetapi lebih kepada bagaimana investasi dapat benar-benar terealisasi,” ujar Bima Arya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update