Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Pariaman kembali menyalurkan bantuan beras yang bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) untuk masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut dialokasikan untuk periode Juli hingga September 2026 dan menyasar sebanyak 10.126 warga penerima bantuan pangan.
Penyaluran perdana dilakukan bagi masyarakat Kecamatan Pariaman Selatan. Secara simbolis, bantuan diserahkan Wali Kota Pariaman Yota Balad di Balairung Pendopo Wali Kota Pariaman, Rabu (26/8/2026).
Yota Balad mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pelaksanaannya melibatkan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Perum Bulog, serta Pemko Pariaman melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3), Dinas Sosial, dan sejumlah instansi terkait.
Menurutnya, pada penyaluran periode kali ini terdapat 303,78 ton beras yang akan diberikan kepada 10.126 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencakup 5.278 kepala keluarga.
"Penambahan penerima ini membuat masyarakat yang sebelumnya belum memperoleh bantuan kini bisa mendapatkannya pada 2026," ujar Yota.
Ia menegaskan Pemko Pariaman terus berupaya menjaga ketahanan pangan sekaligus membantu mengurangi beban ekonomi keluarga kurang mampu. Program bantuan yang bersumber dari CPP tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Pemanfaatan cadangan pangan itu mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah serta aturan teknis yang ditetapkan Bapanas.
Setiap keluarga penerima mendapatkan jatah 10 kilogram beras setiap bulan. Dengan penyaluran untuk tiga bulan sekaligus, masing-masing keluarga akan menerima total 30 kilogram beras.
Untuk tahap pertama, bantuan diberikan kepada 2.340 kepala keluarga di Kecamatan Pariaman Selatan. Yota berharap bantuan tersebut dapat memenuhi sebagian kebutuhan pangan masyarakat, mempertahankan daya beli keluarga, sekaligus membantu pemerintah dalam mengendalikan inflasi pangan.
Sementara itu, Kepala DP3 Kota Pariaman Marlina Sepa merinci jumlah penerima bantuan di masing-masing kecamatan. Pariaman Selatan tercatat 2.340 penerima, Pariaman Tengah 2.446 penerima, Pariaman Timur 2.098 penerima, dan Pariaman Utara sebanyak 3.242 penerima.
Sebelum didistribusikan, kualitas beras terlebih dahulu diperiksa oleh Pemko Pariaman di Gudang Bulog Wilayah Sumatera Barat. Beras yang disalurkan merupakan hasil penyerapan produksi dalam negeri dan berasal dari Lampung.
Marlina menjelaskan pembagian bantuan dilakukan secara bertahap di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman. Kecamatan Pariaman Selatan dijadwalkan menerima bantuan pada 26–27 Agustus 2026, Pariaman Timur pada 28–29 Agustus, Pariaman Tengah pada 1–2 September, sedangkan Pariaman Utara pada 3–4 September 2026.(da*)


