Notification

×

Iklan

Warga Gunung Tuleh Kecewa Tak Bisa Beli Pertalite

Senin, 06 Juli 2026 | 02:18 WIB Last Updated 2026-07-05T19:18:00Z

SPBU Gunung Tuleh 

Pasbar, Rakyatterkini.com - Sejumlah warga di Kecamatan Gunung Tuleh, Kabupaten Pasaman Barat, mengeluhkan tidak bisa membeli bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite di SPBU Gunung Tuleh milik H. Munar pada Minggu (5/7/2026). 

Kondisi tersebut memicu kekecewaan lantaran banyak pengendara telah mengantre cukup lama untuk mendapatkan BBM.

Berdasarkan keterangan warga, antrean kendaraan masih mengular ketika petugas SPBU tiba-tiba menghentikan pelayanan penjualan Pertalite. Petugas menyampaikan bahwa jatah atau kuota penyaluran Pertalite untuk hari itu telah habis sehingga transaksi tidak dapat dilanjutkan.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah menunggu dalam antrean cukup lama. Namun, saat gilirannya hampir tiba, ia diberitahu bahwa penjualan Pertalite dihentikan atas arahan pimpinan karena kuota harian telah terpenuhi. Ia juga mengaku heran karena menurut pengamatannya masih terdapat BBM di dalam tangki penyimpanan SPBU.

Keluhan senada disampaikan pengendara lainnya. Mereka mempertanyakan alasan penghentian penjualan karena menilai stok Pertalite di SPBU masih tersedia. 

Warga berharap pengelola memberikan penjelasan yang terbuka mengenai sistem kuota agar masyarakat memahami dasar penghentian pelayanan tersebut.

Menurut mereka, apabila memang kuota harian telah habis, seharusnya ada informasi yang jelas terkait mekanisme penyaluran BBM subsidi sehingga tidak menimbulkan kebingungan maupun kekecewaan bagi masyarakat yang sudah lama mengantre.

Sampai berita ini disusun, pengelola SPBU Gunung Tuleh milik H. Munar belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga tersebut. Proses konfirmasi juga masih dilakukan kepada pihak Pertamina dan instansi terkait guna memperoleh penjelasan mengenai mekanisme kuota serta distribusi Pertalite di SPBU tersebut.

Warga juga meminta aparat berwenang, termasuk Polres Pasaman Barat bersama Satgas Migas, turun melakukan pemeriksaan agar penyaluran BBM subsidi berlangsung sesuai aturan yang berlaku dan tepat sasaran.

Sebagaimana diatur pemerintah, distribusi BBM bersubsidi seperti Pertalite dilakukan berdasarkan kuota serta mekanisme yang telah ditetapkan untuk memastikan penyalurannya diterima oleh masyarakat yang berhak.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update