Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly membuka Musyawarah Daerah (Musda) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Datar Tahun 2026 di Gedung Pertemuan TP-PKK, Kompleks Indo Jolito, Batusangkar, Senin (6/7/2026).
Dalam sambutannya, Ahmad Fadly menegaskan bahwa GOW memiliki posisi penting sebagai wadah yang menghimpun berbagai organisasi perempuan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan.
Menurutnya, selama ini GOW telah memberikan kontribusi nyata, terutama dalam program pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan, kesehatan, hingga penguatan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat.
Ia juga menyoroti tantangan yang semakin kompleks akibat perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Kondisi tersebut, kata dia, menuntut seluruh elemen masyarakat, khususnya organisasi perempuan, untuk berperan aktif dalam mengantisipasi berbagai dampak negatif yang muncul.
"Perempuan memiliki peran penting sebagai agen perubahan sekaligus garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, saya mengajak seluruh organisasi wanita terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan," ujarnya.
Ahmad Fadly berharap Musda GOW 2026 tidak hanya menjadi forum evaluasi program kerja dan pemilihan kepengurusan baru, tetapi juga menjadi kesempatan menyusun strategi menghadapi berbagai tantangan demi mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045.
Sementara itu, Penasehat GOW Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra, mengatakan GOW harus mampu menjadi organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mempererat persatuan, serta menjadi inspirasi bagi perempuan di Tanah Datar.
Ia menilai, ketika perempuan bersatu dengan semangat kebersamaan dan ketulusan, akan lahir generasi yang lebih berkualitas serta mendorong kemajuan daerah.
Menurutnya, Musda bukan sekadar ajang memilih ketua atau membentuk kepengurusan baru, melainkan momentum memperkuat komitmen, menyatukan langkah, dan memperbarui semangat pengabdian kepada masyarakat.
Lise juga berpesan agar pengurus yang terpilih nantinya mampu merangkul seluruh organisasi anggota, membangun kebersamaan, dan membuka ruang partisipasi bagi semua pihak demi kemajuan GOW.
Sebelumnya, Ketua GOW Tanah Datar, Ny. Dwinanda Ahmad Fadly, menjelaskan bahwa GOW memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
Ia menyampaikan bahwa Musda XI GOW Tahun 2026 membahas sejumlah agenda penting, mulai dari evaluasi program kerja, penyusunan program kerja periode berikutnya, hingga pemilihan pengurus GOW masa bakti 2026–2031.
Dwinanda juga mengajak seluruh organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW untuk terus menjaga kekompakan, mengesampingkan kepentingan sektoral, serta menyatukan visi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tanah Datar.
Ia berharap siapa pun yang nantinya dipercaya memimpin GOW dapat memperoleh dukungan penuh dari seluruh anggota sehingga organisasi mampu terus berkontribusi sebagai mitra pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan daerah.
Musda GOW Tahun 2026 turut dihadiri pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran organisasi perempuan seperti Adhyaksa Dharmakarini, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Dharma Wanita Persatuan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.(Farid)


